KUALA KURUN — Bantuan berupa dua boks susu steril dan dua boks minuman larutan penyegar diserahkan langsung kepada tim gabungan yang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi fisik personel tetap prima di tengah padatnya jadwal operasi di lapangan.
Iceu Purnamasari menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kerja keras tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan Damkar. "Bantuan ini merupakan bentuk dukungan kami kepada tim gabungan di lapangan. Kami mendukung penuh segala upaya penanganan Karhutla dan berharap teman-teman tetap semangat serta selalu menjaga kesehatan," ujarnya, Kamis (20/8/2026).
Paparan Asap dan Kelelahan Jadi Tantangan Utama Petugas
Menurut Iceu, risiko kesehatan yang dihadapi petugas tidak ringan. Mereka harus bekerja dalam waktu lama dengan paparan asap tebal yang dapat mengganggu sistem pernapasan. "Kondisi kesehatan petugas harus menjadi perhatian karena mereka menghadapi berbagai tantangan saat melakukan pemadaman, termasuk paparan asap dan bekerja dalam waktu yang cukup lama," ingatnya.
Ia mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas. Sebab, upaya penanganan Karhutla bukanlah pekerjaan ringan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Dampak Karhutla Mengancam Kelompok Rentan
Di luar keselamatan petugas, Iceu menilai Karhutla memberikan dampak luas kepada masyarakat. Asap yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan, terutama ibu hamil, anak-anak, dan lansia.
Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak dengan sengaja membakar hutan atau lahan untuk membuka lahan baru. "Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Dampaknya sangat besar dan dapat dirasakan oleh banyak orang," tegasnya.
Apresiasi untuk Kerja Keras Tim Gabungan
Iceu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman. "Terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh pihak yang telah membantu menangani dan memadamkan Karhutla. Semoga masalah ini segera dapat diatasi," pungkasnya.
Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah memang menjadi perhatian serius, terutama saat memasuki musim kemarau. Dukungan logistik seperti yang dilakukan Iceu diharapkan mampu menjaga moral dan stamina petugas di lapangan.