PALANGKA RAYA — Bank Kalteng didorong menggeser fokus penyaluran kredit dari sektor konsumtif ke produktif. Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, menilai bank milik pemerintah daerah itu memiliki peran strategis menggerakkan ekonomi masyarakat, bukan sekadar menyalurkan pembiayaan konsumsi.
Menurut Purdiono, kemudahan akses permodalan menjadi faktor kunci bagi warga yang hendak memulai atau mengembangkan usaha. Ia menyoroti pentingnya efektivitas proses pengajuan pembiayaan bagi calon debitur yang telah memenuhi persyaratan administratif dan kelayakan.
"Jangan sampai masyarakat yang memang membutuhkan dan dinilai mampu justru dipersulit mendapatkan pembiayaan," tegas Purdiono dalam keterangannya di Palangka Raya, baru-baru ini.
Perputaran Modal Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Politikus asal Kalimantan Tengah ini meyakini semakin luas masyarakat mengakses modal usaha, semakin besar peluang kegiatan ekonomi tumbuh di tingkat akar rumput. Dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tetapi juga sektor perdagangan dan perekonomian Kalteng secara agregat.
"Kalau perputaran uang semakin luas di masyarakat, tentu dampaknya juga positif bagi perekonomian Kalteng," ujarnya.
Harapan ini disampaikan di tengah kebutuhan pemulihan ekonomi yang masih berlanjut pascapandemi. Sektor UMKM menjadi tulang punggung sebagian besar lapangan kerja di provinsi yang memiliki 14 kabupaten dan kota ini.
Terobosan Layanan Tanpa Meninggalkan Prinsip Kehati-hatian
Purdiono menekankan kemudahan akses pembiayaan tidak boleh mengabaikan manajemen risiko perbankan. Ia meminta Bank Kalteng tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dan ketentuan yang berlaku di industri perbankan nasional.
"Kemudahan akses pembiayaan perlu berjalan beriringan dengan proses penilaian kemampuan dan kelayakan debitur," kata Purdiono.
Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan modal dapat memperoleh kesempatan mengembangkan usaha tanpa mengorbankan kesehatan finansial bank daerah. Keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan risiko dinilai krusial agar pertumbuhan tidak menimbulkan masalah kredit macet di kemudian hari.
Ekspektasi Peran Bank Daerah bagi Masyarakat Kalteng
Sebagai bank milik daerah, keberadaan Bank Kalteng diharapkan benar-benar terasa manfaatnya oleh warga. Purdiono berharap institusi keuangan ini terus menghadirkan inovasi dalam layanan pembiayaan, bukan hanya sekadar mengejar target komersial.
"Harapannya Bank Kalteng terus membuat terobosan dalam pembiayaan sehingga keberadaan bank daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Dorongan ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, dari kawasan perkotaan Palangka Raya hingga daerah-daerah penyangga perekonomian lainnya.