Pencarian

Bandara Husein Beroperasi Lagi, KCIC Yakin Whoosh Tetap Jadi Pilihan Utama

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 17:06:01 WIB
Bandara Husein Beroperasi Lagi, KCIC Yakin Whoosh Tetap Jadi Pilihan Utama
KCIC menyatakan optimistis Kereta Cepat Whoosh tetap menjadi pilihan utama masyarakat meski Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi.

KALIMANTAN TENGAH — Dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara sempat memunculkan pertanyaan tentang masa depan Kereta Cepat Whoosh. Namun, KCIC justru melihat situasi ini sebagai peluang untuk menunjukkan keunggulan layanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut.

Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan bahwa pihaknya tidak merasa khawatir dengan kembalinya operasional bandara yang berlokasi di pusat Kota Bandung itu. Menurutnya, moda transportasi yang dilayani keduanya memiliki karakteristik dan target pasar yang berbeda.

Segmen Penumpang Berbeda dengan Pesawat

"Kami optimistis Whoosh tetap diminati. Layanan kereta cepat dan pesawat memiliki segmen pasar yang berbeda," ujar Eva dalam keterangan resminya, dikutip Senin (11/11).

Eva menjelaskan, Whoosh menawarkan aksesibilitas yang lebih mudah. Stasiun Kereta Cepat berada di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dan Tegalluar, Kabupaten Bandung. Kedua stasiun ini terhubung dengan berbagai moda transportasi lanjutan seperti bus, angkutan kota, dan kendaraan pribadi.

Selain itu, waktu tempuh yang singkat menjadi nilai jual utama. Perjalanan Jakarta-Bandung hanya memakan waktu sekitar 30-45 menit, jauh lebih cepat dibandingkan perjalanan darat konvensional yang bisa mencapai 2-3 jam.

Harga Tiket dan Fasilitas Jadi Pertimbangan

Dari sisi tarif, KCIC mematok harga yang kompetitif. Untuk rute Jakarta-Bandung, tiket Whoosh dibanderol mulai dari Rp 150 ribu untuk kelas ekonomi premium. Harga ini terbilang lebih murah dibandingkan tiket pesawat yang rata-rata di atas Rp 400 ribu untuk rute yang sama.

KCIC juga terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan. Beberapa fasilitas unggulan yang ditawarkan antara lain kursi yang nyaman dengan sandaran kaki, colokan listrik di setiap kursi, serta layanan makanan dan minuman gratis untuk kelas tertentu.

Sejak beroperasi secara komersial pada Oktober 2023, Whoosh telah mencatatkan jumlah penumpang yang signifikan. Pada periode Januari hingga Oktober 2024 saja, KCIC mencatat lebih dari 4 juta penumpang telah menggunakan layanan kereta cepat ini.

Strategi Jangka Panjang KCIC

Ke depan, KCIC tidak hanya bergantung pada rute Jakarta-Bandung. Perusahaan berencana memperluas layanan hingga ke Surabaya dalam proyek jangka panjang. Rencana ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menghubungkan kota-kota besar di Pulau Jawa dengan kereta cepat.

Meski Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi, KCIC yakin pangsa pasar kereta cepat akan tetap stabil. Kombinasi harga terjangkau, kecepatan, dan kemudahan akses menjadi modal utama Whoosh untuk bertahan di tengah persaingan moda transportasi yang semakin ketat.

Dengan terus bertambahnya jumlah penumpang setiap bulannya, Whoosh membuktikan diri sebagai solusi mobilitas modern yang dibutuhkan masyarakat Indonesia.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks