Pemerintah pusat memperkuat dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan menyiapkan pembangunan 1.000 sumur bor pada tahap awal. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyatakan kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya untuk memastikan arahan pencegahan karhutla berjalan optimal di lapangan.
PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memastikan dukungan pemerintah pusat untuk penanganan karhutla di wilayahnya terus mengalir, salah satunya melalui pembangunan sumur bor yang ditargetkan mencapai 1.000 unit pada tahap awal. Hal ini disampaikan menyusul kunjungan langsung Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah daerah di Kalimantan, termasuk Kalimantan Tengah, akhir pekan ini.
"Awal seribu. Berapapun dibutuhkan Kalteng, beliau siap, selama untuk kepentingan Kalimantan Tengah," kata Agustiar di Palangka Raya, Sabtu malam.
Kehadiran Presiden untuk Pastikan Pencegahan Berjalan
Menurut Agustiar, kunjungan Presiden Prabowo bukan sekadar seremoni. Orang nomor satu di Indonesia itu datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan langkah pencegahan karhutla benar-benar berjalan efektif, tidak hanya di atas kertas.
"Tentunya beliau (Presiden) sudah banyak membantu, baik dalam pemenuhan ekskavator, sumur bor maupun sarpras lainnya yang kita perlukan dalam penanganan," ujarnya.
Agustiar menambahkan, Presiden Prabowo memberikan arahan untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran melalui sinergi lintas sektor, termasuk melibatkan peran aktif masyarakat di tingkat tapak.
Jawaban atas Keterbatasan Sumber Air
Dukungan pembangunan sumur bor menjadi bagian penting dalam strategi penanganan karhutla di Kalteng. Keberadaan sumur bor dinilai krusial untuk menjawab persoalan keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah yang rawan terbakar, terutama saat musim kemarau tiba.
Selain sumur bor, pemerintah pusat juga telah memenuhi kebutuhan alat berat berupa ekskavator serta sarana prasarana pendukung lainnya yang dibutuhkan petugas di lapangan. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus dilakukan agar distribusi bantuan tepat sasaran.
OMC Masih Menunggu Kondisi Cuaca
Untuk memperkuat upaya penanganan dari udara, pemerintah daerah juga telah menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC). Namun, pelaksanaannya masih terkendala kondisi di lapangan yang belum memungkinkan untuk dilakukan penyemaian awan.
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat