Pencarian

Investasi Prancis di Arab Saudi Tembus 16,3 Miliar Euro, AI hingga Infrastruktur Digital Jadi Fokus Baru

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:33:31 WIB
Investasi Prancis di Arab Saudi Tembus 16,3 Miliar Euro, AI hingga Infrastruktur Digital Jadi Fokus Baru
Investasi langsung Prancis di Arab Saudi tercatat mencapai 16,3 miliar euro dengan 650 izin investasi di 18 sektor.

KALIMANTAN TENGAH — Forum meja bundar investasi Saudi-Prancis yang digelar di Paris, Senin (24/8/2026), menjadi ajang kedua negara memperkuat kemitraan di luar sektor tradisional. Menteri Investasi Arab Saudi, Fahad Al-Saif, mengungkapkan bahwa investasi langsung Prancis di Kerajaan telah menyentuh angka 16,3 miliar euro, menjadikan Prancis salah satu sumber investasi asing terbesar.

Perusahaan-perusahaan Prancis tercatat telah mengantongi sekitar 650 izin investasi yang tersebar di lebih dari 18 sektor. Kini, fokus kerja sama bergeser ke bidang-bidang baru seperti kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, industri kreatif, layanan keuangan, hingga gim dan e-sports.

Target Infrastruktur AI 3 Gigawatt pada 2030

Arab Saudi melihat kapabilitas Prancis di bidang teknologi dan inovasi sebagai pelengkap agenda transformasi ekonomi Vision 2030. Di sektor digital, Saudi tengah gencar membangun kapasitas AI dan pusat data dengan target infrastruktur mencapai 3 gigawatt pada 2030.

Perusahaan-perusahaan Prancis sendiri sudah memiliki rekam jejak panjang di Arab Saudi, mencakup energi, transportasi, konstruksi, hingga layanan kesehatan. Kerja sama energi yang selama ini menjadi tulang punggung hubungan kedua negara pun mulai melebar ke energi terbarukan, hidrogen, dan infrastruktur jaringan listrik.

Perdagangan Bilateral Tumbuh 7,2% Sepanjang 2025

Hubungan dagang kedua negara juga menunjukkan tren positif. Nilai perdagangan bilateral mencapai sekitar 10,1 miliar euro pada 2025, meningkat 7,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan semakin eratnya rantai ekonomi yang menghubungkan Paris dan Riyadh.

Selain itu, kebijakan Arab Saudi yang gencar menarik investasi asing mulai membuahkan hasil. Lebih dari 750 perusahaan telah mendirikan kantor pusat regional di Riyadh, dan 39 di antaranya merupakan perusahaan Prancis yang beroperasi di delapan sektor berbeda.

Kebijakan Pro-Investor Jadi Daya Tarik Utama

Untuk memikat lebih banyak modal asing, pemerintah Saudi telah memperbarui aturan investasi, membangun kawasan ekonomi khusus, dan meluncurkan program regional headquarters yang memberi insentif bagi perusahaan internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak.

Penguatan hubungan investasi ini ditopang oleh hubungan diplomatik yang telah berlangsung sekitar satu abad. Pada 2024, kedua negara membentuk Strategic Partnership Council yang membuka ruang lebih luas bagi pengembangan kerja sama ekonomi dan investasi, termasuk mempertemukan kebutuhan investasi Saudi dengan keunggulan teknologi industri Prancis.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks