Pencarian

BMW iX5 Listrik Punya Jarak Tempuh 450 Mil, Versi Bensin Terasa Kalah Menarik

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 13:40:01 WIB
BMW iX5 Listrik Punya Jarak Tempuh 450 Mil, Versi Bensin Terasa Kalah Menarik
BMW iX5 versi listrik diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 mil berdasarkan estimasi EPA.

KALIMANTAN TENGAH — BMW iX5 versi listrik diklaim sanggup menempuh jarak hingga 450 mil berdasarkan estimasi EPA, dengan kemampuan pengisian cepat 460 kilowatt. Setelah menguji langsung kedua versi SUV tersebut secara bergantian, kesan berkendara versi listrik disebut lebih menyenangkan dibanding varian bensin. Klaim itu muncul dalam sesi uji coba yang dibahas di podcast Plugged-In edisi terbaru.

Uji coba BMW iX5 versi listrik dilakukan dengan menjajal kedua varian SUV tersebut secara bergantian dalam satu sesi yang sama. Hasilnya, varian listrik dinilai punya peluang kuat untuk meyakinkan pembeli BMW X5 yang masih setia pada mesin bensin agar beralih ke kendaraan listrik.

Jarak Tempuh 450 Mil dan Pengisian Cepat 460 Kilowatt

Angka jarak tempuh 450 mil merupakan estimasi berdasarkan standar EPA, bukan hasil pengujian independen. Sementara itu, kemampuan pengisian daya mencapai 460 kilowatt menjadi salah satu nilai jual utama varian listrik ini.

Kombinasi keduanya membuat iX5 listrik tidak hanya soal hemat energi, tetapi juga soal waktu berhenti yang lebih singkat saat mengisi daya di perjalanan jauh.

Kesan Berkendara Versi Listrik Dibanding Bensin

Selain soal angka, pengalaman berkendara menjadi poin yang disorot. Varian listrik disebut memberikan sensasi yang lebih menyenangkan ketimbang versi pembakaran internal, meski keduanya berada di platform SUV yang sama.

Perbandingan langsung antar kedua versi inilah yang menjadi dasar penilaian bahwa BMW punya argumen kuat untuk mendorong pembeli X5 beralih ke elektrifikasi.

General Motors Pamer Rencana Teknologi di New York

Dalam kesempatan terpisah, General Motors menggelar pameran teknologi di New York. Pabrikan asal Amerika Serikat itu memaparkan rencana asisten berbasis kecerdasan buatan, platform EV generasi baru berbasis baterai LMR, serta arsitektur komputasi yang lebih bertenaga.

Arsitektur anyar tersebut disebut bakal membuat kendaraan bensin maupun listrik GM lebih bergaya software-defined. Pertanyaannya, apakah strategi ini bakal berbuah hasil di pasar.

Geely dan Persaingan di Paris Auto Show

Dari Paris Auto Show, kesan pertama soal persaingan pabrikan China dan Eropa ikut dibahas. Beberapa model Geely sempat dijajal langsung untuk melihat apa yang menonjol dari produk-produk tersebut.

Pameran ini menjadi ajang pembuktian bagi merek China yang makin agresif masuk ke pasar Eropa, sekaligus ujian bagi pabrikan lama dalam mempertahankan pangsa pasar.

Tesla Roadster dan Rencana Pengiriman Cybercab

Agenda lain yang dibahas adalah peluncuran Tesla Roadster yang dinilai di luar dugaan, plus rencana Tesla mengirim Cybercab secara nyata pada akhir tahun ini. Rencana pengiriman tersebut menjadi sinyal bahwa ambisi kendaraan otonom Tesla mulai masuk tahap eksekusi.

Podcast Plugged-In bisa diikuti lewat YouTube serta platform audio seperti Spotify dan Apple. Pertanyaan dan komentar pembaca bisa dikirim ke podcast@InsideEVs.com.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: insideevs.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks