Pencarian

Dinkes Palangka Raya Bagikan 2.500 Masker Gratis di Bundaran Besar, Waspadai ISPA Akibat Kabut Asap

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 16:13:01 WIB
Dinkes Palangka Raya Bagikan 2.500 Masker Gratis di Bundaran Besar, Waspadai ISPA Akibat Kabut Asap
Pembagian masker gratis oleh Dinkes Palangka Raya kepada warga yang melintas di Bundaran Besar.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan membagikan 2.500 masker gratis kepada warga yang melintas di kawasan Bundaran Besar, Sabtu. Langkah ini merupakan respons atas kondisi udara yang beberapa waktu terakhir sempat menyentuh kategori berbahaya akibat kabut asap kebakaran lahan.

PALANGKA RAYA — Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mulai membagikan masker gratis secara bergiliran di sejumlah titik keramaian. Pembagian perdana menyasar pengendara dan pejalan kaki di Bundaran Besar, dengan rencana lanjutan di Bundaran Kecil pada sore hari.

"Pembagian masker ini kami pusatkan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Menyasar masyarakat yang melintas di kawasan tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, Sabtu.

Lokasi Pembagian Akan Dipindah ke Beberapa Titik

Riduan menjelaskan, pembagian masker tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Pihaknya akan memindahkan titik pembagian secara bergiliran agar jangkauan masyarakat yang menerima bantuan lebih luas.

"Lokasinya akan kami pindah-pindah. Hari ini pagi kami melaksanakan pembagian di Bundaran Besar. Kemungkinan nanti sore akan dilanjutkan di Bundaran Kecil," ujarnya.

Anak Sekolah, Ibu Hamil, dan Lansia Jadi Prioritas

Dinas Kesehatan memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap dampak kabut asap. Anak-anak usia sekolah, ibu hamil, dan lanjut usia disebut menjadi prioritas utama dalam pendistribusian masker.

Selain membagikan alat pelindung diri, Dinas Kesehatan juga meminta tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah pasien dengan keluhan kesehatan akibat paparan asap.

ISPA dan Asma Mengintai Warga Terpapar Asap

Riduan mengingatkan bahwa paparan kabut asap dapat memicu gangguan saluran pernapasan akut atau ISPA. Kondisi ini juga berpotensi memperburuk kesehatan warga yang memiliki riwayat penyakit asma.

"Yang perlu diwaspadai adalah ISPA. Bagi masyarakat yang memiliki riwayat asma, paparan asap juga dapat memicu kekambuhan. Apabila mengalami keluhan, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan," katanya.

Tabung Oksigen Disiapkan untuk Warga yang Sesak Napas

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyiapkan dukungan oksigen di fasilitas pelayanan kesehatan. Sedikitnya lima tabung oksigen telah disiagakan dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan pernapasan.

Dinas Kesehatan mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah tetap disarankan, dan warga diminta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks