STIN - Lulusan SMA dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan punya kesempatan baru lewat penerimaan taruna STIN 2026/2027. Sekolah Tinggi Intelijen Negara di lingkungan Badan Intelijen Negara membuka pendaftaran lewat SSCASN BKN.
Kuota STIN 2026 Terbatas
Hanya 100 taruna dan taruni yang akan diterima STIN pada 2026, terbagi menjadi 60 kursi Agen Intelijen, 20 kursi Analis Intelijen, dan 20 kursi Keamanan dan Intelijen Siber. Perbandingan gender ditetapkan 85 persen laki-laki dan 15 persen perempuan dari total kuota.
Pilihan Jurusan di STIN 2026
- Sarjana Agen Intelijen — untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Human Intelligence (HUMINT), berkaitan dengan operasional intelijen.
- Sarjana Analis Intelijen — juga untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Intelligence Analysis Management, fokus pada analisis informasi untuk keputusan strategis.
- Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber — khusus lulusan SMK/MAK jurusan Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, atau Teknik Komputer dan Informatika.
Ketentuan yang Wajib Dipenuhi
Calon peserta STIN 2026 harus memenuhi sejumlah syarat dasar berikut:
- Berkelakuan baik, dibuktikan dengan SKCK, dan tidak pernah terlibat tindak pidana.
- Berstatus WNI dan setia pada Pancasila serta UUD 1945.
- Minimal lulusan SMA/sederajat (bukan Paket C).
- Lolos persyaratan nilai akademik serta kesehatan dan fisik.
- Bersedia mematuhi seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi.
Khusus lulusan 2024-2026, standar nilai yang perlu dipenuhi adalah rata-rata ijazah minimal 85, dengan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris/bahasa asing juga minimal 85.
Standar Tinggi Badan dan Kesehatan
Calon taruna laki-laki diutamakan memiliki tinggi badan minimal 165 cm, sedangkan taruni perempuan minimal 160 cm, dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan. Sifat "diutamakan" ini membuka peluang bagi peserta yang sedikit di bawah standar, asalkan mampu membuktikan prestasi atau kemampuan tertentu saat seleksi. Pemeriksaan kesehatan lain tetap wajib diikuti sesuai ketentuan panitia.
Tahapan Seleksi Setelah Mendaftar
Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta rangkaian tes lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, kebugaran, dan psikologi sesuai ketentuan penerimaan.
Kapan Pendaftaran Dibuka
Jendela pendaftaran STIN 2026 berlangsung 18-30 Agustus 2026, mengikuti jadwal nasional penerimaan sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN. Mendaftar lebih awal disarankan agar ada waktu memeriksa ulang kelengkapan dokumen sebelum batas waktu.
Cara Mendaftar via SSCASN
- Akses portal SSCASN BKN.
- Buat akun menggunakan data kependudukan.
- Login dengan akun yang telah dibuat.
- Pilih menu Sekolah Kedinasan.
- Pilih Badan Intelijen Negara/STIN.
- Pilih program studi sesuai latar belakang pendidikan.
- Isi biodata dan data pendidikan.
- Unggah dokumen yang dipersyaratkan.
- Periksa kembali seluruh data.
- Kirim pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.
- Pantau pengumuman dan tahapan seleksi berikutnya lewat kanal resmi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah semua jurusan SMK bisa daftar program Keamanan dan Intelijen Siber?
Tidak, hanya jurusan yang berkaitan dengan komputer, jaringan, multimedia, dan teknologi seperti Desain Grafis, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Teknik Komputer dan Informatika.
Apakah lulusan Paket C bisa mendaftar STIN 2026?
Tidak, salah satu syarat STIN 2026 secara tegas menyebut peserta bukan lulusan Paket C, sehingga hanya lulusan SMA/SMK/sederajat reguler yang dapat mendaftar.
Kesimpulan
Dengan kuota 100 taruna, tiga pilihan program studi, dan jendela pendaftaran yang berlangsung sampai 30 Agustus 2026, calon peserta STIN 2026 perlu segera menyiapkan dokumen dan memastikan seluruh syarat akademik maupun fisik terpenuhi sebelum mendaftar lewat SSCASN BKN.