Pencarian

Menhut Tinjau Karhutla di Palangka Raya, Sumber Air Jadi Kendala Utama dan Heli Water Bombing Disiagakan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 22:04:02 WIB
Menhut Tinjau Karhutla di Palangka Raya, Sumber Air Jadi Kendala Utama dan Heli Water Bombing Disiagakan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA — Keterbatasan sumber air masih menjadi momok utama dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Kondisi ini memaksa pemerintah mengerahkan strategi udara, mulai dari menyemai awan hingga menjatuhkan bom air dari helikopter.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan hal tersebut saat meninjau langsung penanganan karhutla di Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026). Ia menegaskan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan segera dijalankan jika kondisi awan memungkinkan.

Menhut: Awan Sedikit Pun Akan Disemai

"Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca. Upaya tersebut dilakukan apabila terdapat awan yang memungkinkan untuk disemai. Kalau ada awan semai, sedikit pun secara teknis bisa disemai, kita akan lakukan," ucap Raja Juli.

Selain penyemaian awan, pemerintah juga mengoptimalkan pengeboman air dari udara. Langkah ini diambil untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh tim darat.

"Sejumlah helikopter telah dimobilisasi untuk membantu pemadaman dari udara. Apabila kebutuhan masih bertambah, jumlah armada juga dapat ditingkatkan," tambahnya.

Sumur Bor Jadi Andalan Basahi Gambut

Di sisi lain, gabungan personel TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan masyarakat tetap menjadi tumpuan utama di darat. Namun, minimnya pasokan air kerap menghambat proses pembasahan lahan gambut yang rentan terbakar.

"Namun, persoalan sumber air masih menjadi kendala di lapangan. Karena itu, pembangunan sumur bor dan pemanfaatan sumber air lainnya menjadi bagian penting dalam mendukung operasi pemadaman," lanjutnya.

Menhut menegaskan bahwa penanggulangan bencana karhutla memerlukan komitmen kolektif seluruh elemen bangsa. Tujuannya agar dampak buruk kabut asap tidak semakin meluas ke permukiman warga.

Warga Diminta Tak Buka Lahan dengan Api

Pemerintah terus memperkuat strategi pencegahan dari hulu. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar di tengah musim kemarau yang sedang melanda.

"Dalam hal ini juga meminta masyarakat tidak menambah risiko kebakaran dengan membuka lahan menggunakan api di tengah kondisi cuaca yang kering," ungkap Menhut.

"Ini memang salah satu kendalanya sumber air," tuturnya menegaskan kembali tantangan terbesar yang dihadapi petugas di lapangan.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: balanganews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks