KALIMANTAN TENGAH — Dua kabar besar mewarnai pemberitaan olahraga global dalam 24 jam terakhir. Di Austria, PSG merebut gelar juara Piala Super Eropa perdana mereka. Sementara di Belanda, federasi sepak bola KNVB mengumumkan Xavi Hernandez sebagai pengganti Ronald Koeman.
Keputusan KNVB menunjuk Xavi menjadi kejutan tersendiri. Legenda Barcelona itu dianggap sosok tepat untuk membangun skuad Belanda dengan filosofi menyerang. Filosofi itu ia serap langsung dari Johan Cruyff dan Rinus Michels selama menimba ilmu di akademi La Masia.
Kvaratskhelia Jadi Pembeda di Red Bull Arena
Bermain di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8) dini hari WIB, PSG tampil agresif sejak menit awal. Peluang pertama lahir di menit ke-20 lewat tembakan Desire Doue yang masih bisa diamankan kiper Aston Villa, Marco Bizot.
Gol pembuka akhirnya datang melalui aksi individu Khvicha Kvaratskhelia. Pemain asal Georgia itu menerima umpan dari Doue, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan keras ke tengah gawang yang tak mampu dihalau Bizot. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Aston Villa mencoba meningkatkan tempo permainan. Namun, PSG tetap mengontrol jalannya laga dan berhasil mengamankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Les Parisiens untuk menghadapi kompetisi domestik dan Liga Champions musim ini.
Xavi: Hubungan Khusus dengan Sepak Bola Belanda
Penunjukan Xavi Hernandez sebagai pelatih timnas Belanda langsung menjadi sorotan utama di Eropa. Pria asal Spanyol itu menandatangani kontrak jangka panjang dengan KNVB, sebuah langkah ambisius untuk membangun tim yang dominan di pentas dunia.
Menariknya, Xavi mengaku memiliki kedekatan emosional dengan sepak bola Belanda. Ia menyebut bahwa gaya bermain yang ia pelajari di Barcelona selama ini merupakan adopsi dari filosofi total football yang dipopulerkan oleh Johan Cruyff dan Rinus Michels.
“Saya dibesarkan di akademi Barcelona dengan pengaruh besar Johan Cruyff dan Rinus Michels,” ujar Xavi dalam pernyataan resminya. Ia diharapkan mampu membawa Belanda tampil atraktif sekaligus kompetitif di turnamen besar mendatang.
Ronaldo Sampaikan Duka untuk Messi
Di tengah hiruk pikuk berita transfer dan pertandingan, Cristiano Ronaldo menunjukkan sisi emosionalnya. Megabintang Al Nassr itu meninggalkan pesan duka di kolom komentar Instagram Lionel Messi yang baru saja kehilangan sang ayah, Jorge Messi, pada Sabtu (8/8) di Rosario, Argentina.
Messi mengunggah pesan panjang di akun Instagram-nya pada Rabu (12/8) malam WIB. Ronaldo pun hadir memberikan dukungan moral di tengah masa sulit yang dialami rival abadinya tersebut. Momen ini menjadi pengingat bahwa persaingan sengit di lapangan tidak menghapus rasa hormat di antara dua pemain terbaik generasi mereka.