MUARA TEWEH — Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan di kalangan aparatur sipil negara menjadi perhatian serius Bupati Barito Utara, Shalahuddin. Dalam apel gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati, ia secara spesifik menyoroti budaya kerja yang dinilai belum sepenuhnya berorientasi pada hasil.
"Jangan menunda pekerjaan. Setiap tugas harus segera diselesaikan sesuai target agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Senin.
Evaluasi Jadi Kunci Perbaikan Kinerja ASN
Apel pagi itu turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para asisten, staf ahli, dan seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah. Bupati menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan sangat bergantung pada kedisiplinan dan tanggung jawab setiap aparatur.
"Saya mengingatkan seluruh ASN agar tidak membiasakan menunda pekerjaan karena setiap tugas memiliki target waktu yang harus dipenuhi," tegasnya.
Ia meminta setiap kekurangan dalam pekerjaan dijadikan bahan evaluasi, bukan diulangi. Menurut Shalahuddin, setiap pengalaman harus menjadi pembelajaran untuk terus memperbaiki kualitas kinerja.
Perencanaan Matang dan Koordinasi Solid
Selain soal disiplin waktu, Bupati juga menekankan pentingnya kerja sama yang solid di setiap perangkat daerah. Ia menilai, setiap pekerjaan harus diawali dengan perencanaan yang matang, tujuan yang jelas, dan dilaksanakan melalui koordinasi yang baik antar anggota tim.
Pekerjaan yang diselesaikan tepat waktu, lanjutnya, akan berdampak langsung pada percepatan pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Di akhir arahannya, Shalahuddin berharap semangat disiplin, profesionalisme, dan kekompakan terus ditingkatkan.
Targetnya, kinerja Pemerintah Kabupaten Barito Utara semakin efektif, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat.