Pencarian

Pemkot Palangka Raya Tanggung Bunga Pinjaman UMKM Lewat Program Kredit KEREN, Target 250 Pelaku Usaha pada 2026

Senin, 20 Juli 2026 • 18:19:31 WIB
Pemkot Palangka Raya Tanggung Bunga Pinjaman UMKM Lewat Program Kredit KEREN, Target 250 Pelaku Usaha pada 2026
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyerahkan bantuan subsidi bunga Kredit UMKM KEREN kepada sepuluh pelaku usaha secara simbolis di Palangka Raya, Senin (17/6).

PALANGKA RAYA — Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian kota. Peluncuran program bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.

"UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya terus menghadirkan berbagai program yang memudahkan pelaku usaha untuk berkembang, salah satunya melalui subsidi bunga Kredit UMKM KEREN," kata Fairid di Palangka Raya, Senin.

Pada tahap awal, bantuan subsidi kredit secara simbolis telah diserahkan kepada 10 pelaku UMKM. Pemerintah kota menargetkan sebanyak 250 pelaku usaha bisa memanfaatkan program ini sepanjang tahun 2026.

Skema Subsidi dan Syarat Penerima

Melalui program yang bekerja sama dengan Bank Kalteng ini, seluruh beban bunga pinjaman ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palangka Raya. Penerima hanya berkewajiban mengembalikan pokok pinjaman sesuai tenor yang disepakati dengan bank.

"Melalui skema ini diharapkan dapat meringankan beban pembiayaan sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya," ujar Fairid.

Calon penerima wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif, yakni memiliki KTP dan Kartu Keluarga Kota Palangka Raya, Nomor Induk Berusaha (NIB), memiliki usaha yang aktif, rekening Bank Kalteng, serta lolos penilaian kelayakan kredit berdasarkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Strategi Memperkuat Daya Saing UMKM

Fairid menjelaskan kemudahan akses permodalan menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah tantangan ekonomi. Dengan dukungan pembiayaan yang lebih ringan, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, hingga membuka lapangan kerja baru.

Kebijakan subsidi bunga kredit, menurut Fairid, merupakan bagian dari upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap penerima memanfaatkan fasilitas ini secara produktif sehingga mampu meningkatkan omzet usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

"Semoga program ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, sekaligus memperkuat perekonomian keluarga dan daerah. Ke depan, kami akan terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada UMKM sebagai salah satu penggerak utama ekonomi Kota Palangka Raya," kata Fairid.

Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks