PALANGKA RAYA — Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapano Mandouw, menyoroti kondisi keuangan Perusda Banama Tingang Makmur yang terus merugi. Berdasarkan laporan yang diterima legislator, perusahaan mengalami kerugian bersih lebih dari Rp352 juta, dengan kerugian sebelum pajak mencapai lebih dari Rp394 juta.
"Perusda seharusnya mampu meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pembagian dividen sesuai fungsi pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan," kata Hero di Palangka Raya, Rabu.
Evaluasi Tak Hanya Soal Keuangan
Menurut Hero, pembenahan tidak bisa hanya difokuskan pada aspek keuangan semata. Ia mendorong pemerintah provinsi untuk mengaudit kapasitas manajerial direksi, efektivitas program kerja, hingga pengawasan penggunaan anggaran agar lebih efisien.
"Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap perusda yang belum mampu memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah," ucapnya.
Target: Perusda Lebih Produktif
Fraksi Partai Demokrat menginginkan agar seluruh BUMD di Kalimantan Tengah bisa lebih produktif. Setiap program yang dijalankan harus mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi peningkatan PAD, bukan malah menjadi beban keuangan daerah.
"Kami ingin Perusda di Kalimantan Tengah lebih produktif, sehingga setiap program yang dijalankan mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan daerah," ujar Hero.
Sudah Dibahas di Rapat Paripurna
Persoalan ini telah disampaikan Fraksi Demokrat dalam rapat paripurna DPRD sebagai bentuk pengawasan terhadap pengelolaan badan usaha milik daerah. Hero berharap pemerintah daerah segera memberikan tanggapan dan mengambil langkah perbaikan yang terukur agar kerugian serupa tidak terus berulang di tahun-tahun mendatang.
"Masalah ini sudah kami sampaikan melalui rapat paripurna. Kami berharap pemerintah daerah segera memberikan tanggapan dan mengambil langkah pembenahan agar kinerja Perusda semakin baik," demikian Hero.