PALANGKA RAYA — Aspirasi perbaikan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan drainase, mendominasi hasil reses anggota DPRD Kota Palangka Raya di Dapil I, II, dan III. Ketua DPRD setempat, Subandi, menyatakan seluruh usulan warga telah dipaparkan dalam Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 di Kantor DPRD setempat, Selasa (18/8).
Subandi menilai tingginya permintaan tersebut membuktikan kelayakan jalan dan drainase bersentuhan langsung dengan aktivitas harian warga, mulai dari kelancaran mobilitas ekonomi hingga mitigasi genangan air saat musim penghujan.
Kolaborasi Aspirasi, Visi Wali Kota, dan Renja SOPD
Subandi menegaskan proyek infrastruktur yang tengah berjalan saat ini bukanlah inisiatif sepihak dari pemerintah. Ia menyebut pembangunan yang ada merupakan buah kolaborasi antara aspirasi yang masuk saat reses, visi-misi wali kota, serta Rencana Kerja (Renja) Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).
"Pembangunan infrastruktur yang ada sekarang, baik itu perbaikan jalan maupun jembatan, merupakan buah kolaborasi harmonis antara aspirasi reses, visi dan misi wali kota, serta Rencana Kerja (Renja) Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD)," ujar Subandi.
Kenapa Tidak Semua Usulan Langsung Dieksekusi?
Subandi memaklumi besarnya volume usulan yang masuk ke meja dewan tidak berbanding lurus dengan kemampuan APBD. Kondisi ini memaksa pemerintah menetapkan skala prioritas agar pembangunan tetap terarah dan tidak tumpang tindih.
Meski begitu, ia memastikan aspirasi yang belum terealisasi tidak akan diabaikan begitu saja. Subandi berjanji usulan yang tertunda akan kembali ditindaklanjuti pada tahapan anggaran berikutnya.
"Memang harus diakui, belum semua usulan masyarakat bisa dieksekusi secara bersamaan. Pembangunan harus dilakukan secara bertahap. Insyaallah, seiring berjalannya waktu, usulan-usulan ini akan terus ditindaklanjuti pada tahapan berikutnya," janjinya.
Reses Jadi Instrumen Memotret Kebutuhan Riil Warga
Subandi menambahkan, hasil reses merupakan instrumen penting untuk memotret kebutuhan riil warga di lapangan. Ia menekankan jalinan komunikasi yang baik antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah mutlak dijaga agar arah kebijakan pembangunan senantiasa sejalan dengan harapan rakyat.
Ia pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya yang dinilai telah merespons dan menindaklanjuti sebagian aspirasi melalui berbagai program pembangunan yang berjalan saat ini.