Pencarian

Polda Kalteng Terima 105 Personel BKO Bareskrim dan Korbrimob, 75 Brimob Dikerahkan ke Tanjung Puting

Senin, 26 Oktober 2026 • 13:33:01 WIB
Polda Kalteng Terima 105 Personel BKO Bareskrim dan Korbrimob, 75 Brimob Dikerahkan ke Tanjung Puting
Wakapolda Kalteng memimpin apel penyambutan 105 personel BKO di Lapangan Barigas, Mapolda Kalteng.

PALANGKA RAYA — Wakapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Hendra Wirawan memimpin apel penyambutan personel BKO di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Senin (26/10/2026). Apel kesiapan penanganan karhutla itu menandai masuknya kekuatan tambahan dari Mabes Polri ke wilayah Provinsi Kalteng.

Lima personel Bareskrim Polri dan 100 personel Brimob dari Korbrimob Polri resmi berada di bawah kendali operasi Polda Kalteng. Penempatan mereka mengikuti perintah Kapolri untuk mengoptimalkan upaya penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Pembagian 100 Personel Brimob: 25 ke Palangka Raya, 75 ke Tanjung Puting

Brigjen Hendra merinci, personel Brimob akan memperkuat satgas karhutla yang sudah tergelar di lapangan. Prioritas penanganan dibagi ke dua wilayah hukum.

Sebanyak 25 personel Brimob ditempatkan di wilayah hukum Palangka Raya. Sisa 75 personel dikerahkan ke Kotawaringin Barat, khususnya kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

"Rencananya personel Brimob ini akan membantu atau memperkuat satgas yang sudah tergelar, dengan prioritas penanganan Karhutla di Wilkum Palangka Raya sebanyak 25 personel Brimob dan Kotawaringin Barat khususnya di daerah Taman Nasional Tanjung Puting sebanyak 75 personel Brimob," jelas Wakapolda.

Api Induk Padam, Tahap Krusial Justru Baru Dimulai

Hujan yang turun beberapa hari terakhir di Kalteng membantu pemadaman. Api induk atau kepala api di sejumlah titik sudah berhasil dipadamkan.

Meski begitu, Hendra menegaskan tugas lapangan belum selesai. Tahap krusial saat ini adalah pembasahan dan pendinginan lahan gambut yang luas agar api tidak muncul kembali.

Luasan lahan gambut yang terbakar menuntut personel dalam jumlah besar untuk proses pembasahan. Kondisi itu yang membuat penambahan kekuatan dari Korbrimob dan Bareskrim dinilai perlu.

Angin Kencang Masih Picu Api Muncul Kembali

Wakapolda mengakui, titik api masih bisa kembali muncul ketika angin bertiup cukup kencang. Pembasahan lahan gambut menjadi kunci menekan risiko itu.

"Pembasahan ini dari luasan yang ada membutuhkan personel yang cukup banyak untuk membasahi lahan yang sudah terbakar. Walaupun masih ada beberapa titik ketika angin cukup besar, muncul kembali api," tutupnya.

Dengan tambahan 105 personel BKO, Polda Kalteng kini mengerahkan satgas gabungan untuk pembasahan lahan gambut di Palangka Raya dan Kotawaringin Barat. Pengawasan berlanjut di titik-titik rawan yang berpotensi kembali terbakar saat angin kencang.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediapolri.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks