Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan kepada warga terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalampangan, Kota Palangka Raya, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani hortikultura. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran hadir langsung memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran. Bantuan yang diberikan meliputi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, serta gula pasir satu kilogram, bersamaan dengan distribusi Kartu Huma Betang Sejahtera senilai Rp250 ribu per keluarga penerima manfaat.
PALANGKA RAYA — Penyaluran bantuan pangan bagi warga terdampak karhutla di Kalampangan menyasar lebih dari 300 penerima yang diusulkan melalui masing-masing RT dan RW. Selain bantuan pangan, tercatat 608 keluarga penerima manfaat menerima bantuan langsung tunai Kartu Huma Betang Sejahtera dengan besaran Rp250 ribu untuk setiap keluarga.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyatakan kehadirannya di lokasi untuk menyapa warga sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan sesuai sasaran.
"Kami hadir di Kalampangan untuk menyapa langsung masyarakat, sekaligus memastikan penyalurannya berjalan lancar dan tepat sasaran," kata Agustiar Sabran di Kalampangan, Kota Palangka Raya, Jumat.
Petani Hortikultura Paling Merasakan Dampak Karhutla
Lurah Kalampangan Yunita Martina menjelaskan warganya mayoritas menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian hortikultura. Kondisi karhutla yang melanda wilayah tersebut membuat mereka mengeluarkan biaya lebih untuk menjaga tanaman.
"Dampaknya sangat terasa sekali karena berpengaruh. Secara ekonomi mereka mengeluarkan biaya lebih karena saat ini kemarau. Harus ada perhatian ekstra dalam menjaga tanaman mereka," jelas Yunita.
Sebagian warga terdampak kebakaran langsung, sementara sebagian lainnya tidak terbakar tetapi tanaman mengalami kondisi layu akibat kemarau.
Pemilahan Penerima agar Bantuan Tepat Sasaran
Warga yang sebelumnya telah menerima bantuan dari sumber lain, seperti KHBS maupun bantuan sosial lainnya, tidak dimasukkan kembali sebagai penerima bantuan pangan. Kebijakan itu diambil agar warga lain yang belum memperoleh bantuan tetap mendapat kesempatan.
"Sebenarnya kalau terdampak semua terdampak ya, tapi kita di sini kita lebih memilah dan memilih karena sebagian kan ada yang menerima bantuan KHBS dan lainnya. Supaya yang lainnya kebagian juga dan tepat sasaran," terang Yunita.
Bantuan pangan diberikan kepada warga yang dinilai membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak kondisi ekonomi dan situasi lingkungan seperti karhutla saat ini.
Penyaluran Juga Digelar di Kelurahan Palangka
Selain di Kalampangan, penyaluran bantuan serupa dilaksanakan di wilayah Kelurahan Palangka dan ditinjau langsung oleh gubernur beserta jajaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memastikan distribusi bantuan karhutla menjangkau warga di beberapa titik Kota Palangka Raya.