Pencarian

UIN Palangka Raya Gelar Kuliah Umum Geopolitik Global, 2 Pejabat Kalteng Ingatkan Nilai Huma Betang

Kamis, 17 September 2026 • 13:32:01 WIB
UIN Palangka Raya Gelar Kuliah Umum Geopolitik Global, 2 Pejabat Kalteng Ingatkan Nilai Huma Betang

PALANGKA RAYA — Kuliah umum di Gedung Hasupa UIN Palangka Raya membahas bagaimana pergolakan geopolitik pasca Perang Dingin berdampak langsung ke pembangunan Kalimantan Tengah. Lisda Arriyana hadir mewakili Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden untuk membuka kegiatan tersebut.

Dalam paparannya, Lisda menyebut perkembangan dunia tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Kalteng. Menurut dia, isu global menyentuh banyak sektor yang jadi tulang punggung daerah.

"Geopolitik global berkaitan dengan banyak hal di Kalimantan Tengah, mulai dari sumber daya alam, investasi, hilirisasi, infrastruktur, ketahanan pangan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata Lisda.

Mengapa Mahasiswa Perlu Membaca Peta Geopolitik Dunia

Lisda menilai mahasiswa perlu melihat perubahan global secara luas dan kritis. Pemahaman itu tetap harus dibarengi nilai kebangsaan dan kearifan lokal.

"Generasi muda harus mampu melihat perubahan dunia secara luas, kritis, dan objektif," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai Huma Betang, terutama semangat kebersamaan, menghargai perbedaan, persatuan, dan gotong royong. Menurut dia, nilai budaya Kalteng itu tetap relevan menghadapi dunia yang semakin kompleks.

"Nilai Huma Betang tetap relevan untuk menghadapi dunia yang semakin kompleks," katanya.

Peran Kampus Menyiapkan SDM Kalteng

Perguruan tinggi dinilai punya posisi penting dalam menyiapkan generasi yang mampu membaca perubahan zaman. Kampus juga diharapkan terus melahirkan gagasan dan sumber daya manusia yang mendukung pembangunan Kalimantan Tengah.

Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir menyebut kuliah umum ini jadi kesempatan mahasiswa memperluas wawasan tentang hubungan internasional. Ia ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi memahami arah perubahan global.

"Kami ingin mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas dalam melihat berbagai perubahan global," ujar Ahmad.

Narasumber dari Sekretariat Presiden RI

Kuliah umum menghadirkan Kepala Bagian Acara Biro Protokol Sekretariat Presiden RI Mujaddid Akbar sebagai narasumber. Kehadirannya memberi perspektif langsung soal bagaimana Indonesia memposisikan diri di tengah dinamika geopolitik global.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kalimantan Tengah dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Palangka Raya. Kehadiran sejumlah pejabat daerah menegaskan bahwa isu geopolitik tidak berhenti di ruang kelas, tapi menyangkut arah kebijakan daerah.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: seputarborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks