Pencarian

BNN Tangkap Dua WN Rusia di Bali, Gagalkan Penyelundupan 7,8 Kg Hashis dari Thailand

Minggu, 07 Juni 2026 • 16:15:31 WIB
BNN Tangkap Dua WN Rusia di Bali, Gagalkan Penyelundupan 7,8 Kg Hashis dari Thailand
BNN berhasil menangkap dua warga negara Rusia di Bali terkait penyelundupan 7,8 kg hashis dari Thailand.

KALIMANTAN TENGAH — Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta yang mencurigai sebuah koper milik penumpang asal Rusia. Koper tersebut diduga kuat berisi ganja olahan padat yang dikirim dari Thailand dan akan dibawa ke Bali.

Modus Perjalanan Darat dan Pengejaran di Bangli

Tersangka berinisial KK (52) tiba di Bandara Soekarno-Hatta, lalu melanjutkan perjalanan darat menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Ia menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk pada dini hari dan tiba sekitar pukul 03.00 WITA.

Di Bali, KK dijemput oleh tersangka lain, SK (40), yang juga warga negara Rusia. Petugas yang sudah membuntuti sejak kedatangan KK di Jawa Timur langsung bergerak saat kedua tersangka memasuki wilayah Kabupaten Bangli. Namun, SK berusaha kabur dengan mobil dalam kecepatan tinggi.

“Dalam pelariannya, ia mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan secara ugal-ugalan sehingga sempat menabrak sejumlah warga di sekitar lokasi,” kata Suyudi dalam keterangan resmi, Minggu (7/6). Pengejaran berakhir di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, saat petugas berhasil menghentikan laju kendaraan dan menangkap SK.

Barang Bukti Hashis 7,8 Kg dan Aset yang Disita

Dari hasil penggeledahan, BNN menyita narkotika jenis hashis atau olahan padat ganja dengan berat bruto 7,8 kilogram. Selain itu, petugas mengamankan paspor kedua tersangka, telepon seluler, dan satu unit mobil yang digunakan untuk melarikan diri.

“Kami telah mengamankan barang bukti narkotika berupa hashis dengan berat bruto 7,8 kilogram, serta barang bukti nonnarkotika berupa paspor, ponsel, dan satu unit kendaraan roda empat,” ujar Suyudi.

Pengembangan Jaringan Internasional di Bali

BNN saat ini masih melakukan pengembangan untuk membongkar kemungkinan keterlibatan pihak lain. Koordinasi dengan Bea dan Cukai, Polda Bali, serta Direktorat Jenderal Imigrasi terus dilakukan guna menelusuri anggota jaringan lain, khususnya warga negara Rusia yang diduga masih berada di Bali.

Penyidik tengah mendalami jalur masuk narkotika, pola distribusi, serta keterkaitan kedua tersangka dengan jaringan peredaran narkotika internasional yang lebih luas. Keduanya kini masih dalam pemeriksaan intensif BNN untuk mengungkap rantai pemasok dan penerima barang di Indonesia.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks