Pencarian

Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph Gelar Ibadah Syukur di Kediaman Pribadi, Ajak Jemaat Hidup Rukun dan Berkasih Sayang

Sabtu, 06 Juni 2026 • 21:34:31 WIB
Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph Gelar Ibadah Syukur di Kediaman Pribadi, Ajak Jemaat Hidup Rukun dan Berkasih Sayang
Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph memimpin ibadah syukur di kediaman pribadi bersama keluarga besar.

PURUK CAHU — Rumah pribadi Bupati Murung Raya di Jalan Bondang Induk, Kelurahan Beriwit, berubah menjadi tempat ibadah pada Kamis (4/6/2026) sore. Heriyus Midel Yoseph, didampingi sang istri Warnita Heriyus Midel Yoseph serta anak dan menantu, memimpin langsung jalannya ibadah ucapan syukur bersama keluarga besar.

Rangkaian acara diisi nyanyian puji-pujian, doa bersama, dan penyampaian Firman Tuhan. Pesan yang disampaikan dalam kotbah mengajak seluruh jemaat untuk terus hidup dalam rasa syukur, mempererat kebersamaan, serta menjunjung tinggi rasa kasih sayang terhadap sesama.

Ungkapan Syukur atas Usia dan Kesehatan

Dalam sambutannya, Heriyus Midel Yoseph menjelaskan bahwa ibadah ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Ibadah ucapan syukur ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur keluarga atas penyertaan dan berkat Tuhan serta ungkapan rasa syukur atas pertambahan usia, kesehatan kepada saya dan seluruh keluarga,” tuturnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Murung Raya itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia berharap momentum kebersamaan ini dapat terus memperkuat tali silaturahmi antara warga, jemaat, dan keluarga besarnya.

Ajakan Hidup Rukun di Tengah Masyarakat

Pesan yang paling menonjol dalam ibadah tersebut adalah ajakan untuk menjaga kerukunan. Di tengah dinamika sosial yang kerap memicu perbedaan, Bupati mengingatkan pentingnya hidup penuh kebersamaan dan kasih sayang. “Momentum ibadah ucapan syukur ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara warga serta jemaat dan seluruh keluarga besar,” kata Heriyus Midel Yoseph.

Ibadah yang digelar di kediaman pribadi itu mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Suasana kekeluargaan terasa kental sejak awal hingga akhir acara. Beberapa jemaat tampak larut dalam doa dan nyanyian pujian yang mengiringi jalannya ibadah.

Kegiatan ini menjadi salah satu momen langka di mana seorang kepala daerah membuka rumah pribadinya untuk ibadah bersama masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kedekatan emosional antara pemimpin dan warganya di luar agenda formal pemerintahan.

Bagikan
Sumber: balanganews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks