SAMPIT — Ancaman karhutla kembali menghantui warga Kotawaringin Timur. Kali ini, api melalap lahan semak belukar di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan MT Haryono Barat, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Kepala Peleton 2 Damkarmat Kotim, Muhammad Febbry, mengatakan laporan dari masyarakat masuk pada pukul 18.25 WIB. Tim segera bergerak dan tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dua Titik Api Mengancam Rumah dan Jaringan Listrik
Petugas menemukan api menyala di dua titik yang berbeda. Titik pertama berada sekitar tiga meter dari rumah warga, sementara titik kedua hanya berjarak sekitar 10 meter dari tiang listrik. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bahaya lebih besar jika api sempat membesar.
“Setiba di lokasi kejadian, petugas melakukan pemadaman di dua titik yang pertama dekat rumah warga yang berjarak sekitar tiga meter. Posisi yang kedua berjarak sekitar 10 meter mendekati tiang listrik,” jelas Febbry dalam laporan operasi, Senin (13/7/2026).
Proses Pemadaman dan Luas Lahan Terbakar
Proses pemadaman berlangsung lebih dari setengah jam hingga api berhasil dikendalikan. Objek yang terbakar berupa lahan semak belukar dengan luas diperkirakan sekitar 20 meter x 50 meter.
“Petugas piket jaga menerima informasi adanya kebakaran lahan di Jalan MT Haryono Barat. Setelah menerima informasi, petugas langsung melakukan persiapan dan menuju ke tempat kejadian,” ujarnya.
Diduga Akibat Kesengajaan, Tidak Ada Korban Jiwa
Penyebab kebakaran diduga akibat arson atau unsur kesengajaan. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material dari kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Kotim untuk lebih waspada terhadap potensi karhutla, terutama di musim kemarau. Api yang membakar lahan kosong bisa dengan cepat merambat ke permukiman jika tidak segera ditangani.