Pencarian

Pemkab Kotim Optimalkan Swalayan UMKM Sampit Jadi Pusat Oleh-Oleh dan Dorong Digitalisasi Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 • 15:58:31 WIB
Pemkab Kotim Optimalkan Swalayan UMKM Sampit Jadi Pusat Oleh-Oleh dan Dorong Digitalisasi Koperasi
Swalayan UMKM Sampit dioptimalkan sebagai pusat oleh-oleh dan promosi produk lokal.

SAMPIT — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menggenjot optimalisasi Swalayan UMKM Sampit agar tak sekadar menjadi tempat berjualan, melainkan juga pusat promosi dan rumah oleh-oleh bagi wisatawan. Langkah ini diiringi dengan dorongan transformasi digital bagi koperasi di wilayah tersebut.

Swalayan UMKM Sampit: Bukan Sekadar Tempat Jualan

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim, Umar Kaderi, menyatakan fasilitas tersebut ditargetkan segera memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian daerah. Menurutnya, Swalayan UMKM Sampit akan difungsikan sebagai etalase produk unggulan lokal sekaligus ruang kurasi produk.

“Tempat ini akan menjadi etalase produk unggulan lokal, ruang kurasi produk, sekaligus rumah oleh-oleh bagi wisatawan lokal maupun nasional,” ujar Umar saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kotim pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM Nasional 2026 di Taman Kota Sampit, Minggu (12/7/2026).

Ia menambahkan, langkah ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para perajin dan pelaku UMKM daerah. Keberadaan swalayan ini diproyeksikan menjadi pusat pemasaran yang memperkenalkan potensi Kotim kepada masyarakat luas.

Koperasi Wajib Melek Digital dan Profesional

Di sisi lain, Pemkab Kotim juga menaruh perhatian pada penguatan kelembagaan koperasi. Pemerintah menilai koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Koperasi dituntut untuk bertransformasi menjadi badan usaha yang modern, profesional, akuntabel, dan berbasis digital,” tegas Umar.

Ia menekankan bahwa koperasi dan UMKM merupakan tulang punggung sekaligus penggerak roda ekonomi yang paling tangguh dan mampu menjangkau hingga ke daerah pelosok. Transformasi digital dinilai menjadi kunci agar koperasi tetap relevan di tengah perubahan pola bisnis.

Pendampingan Legalitas hingga Pemasaran Digital

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih, mengatakan penguatan kelembagaan koperasi dan peningkatan daya saing UMKM menjadi fokus program pemerintah daerah sepanjang tahun ini. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Koperasi Nasional 2026, yakni “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.”

Muslih menjelaskan, berbagai program pembinaan dilakukan secara berkelanjutan. Pendampingan diberikan mulai dari pengurusan legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik, hingga perluasan akses pemasaran melalui platform digital.

“Sesuai instruksi pimpinan, kami terus melakukan pendampingan dari sisi legalitas, peningkatan mutu produk, hingga fasilitasi pemasaran digital,” tutup Muslih.

Bagikan
Sumber: tintaborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks