Kanwil Kemenkum Kalteng Ikut Shalat Istisqa di Palangka Raya, Kakanwil: Doa Bagian dari Ikhtiar Atasi Karhutla

Penulis: Oki Setiawan  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:03:31 WIB
Kakanwil Kemenkum Kalteng Hajrianor mengikuti Shalat Istisqa di Bundaran Talawang, Palangka Raya, Minggu (13/10/2024).

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) turut serta dalam Shalat Istisqa dan doa bersama yang digelar Pemprov Kalteng di Bundaran Talawang, Palangka Raya, Minggu lalu. Kakanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, menegaskan doa bersama merupakan bagian penting dari ikhtiar kolektif di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung di sejumlah titik.

PALANGKA RAYA — Kanwil Kemenkum Kalteng menunjukkan dukungannya terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan hadir dalam Shalat Istisqa yang digelar di Bundaran Talawang, Palangka Raya, akhir pekan lalu. Kehadiran instansi hukum ini menjadi simbol penguatan koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah provinsi, TNI/Polri, hingga organisasi masyarakat.

Kakanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, menyebut doa bersama bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk ikhtiar spiritual yang berjalan paralel dengan upaya teknis di lapangan.

"Kita bersama-sama berikhtiar, tidak hanya melalui upaya penanganan di lapangan, tetapi juga dengan memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi di Kalimantan Tengah kembali aman," ujar Hajrianor di Palangka Raya, Senin.

Membangun Kesadaran Warga untuk Tak Bakar Lahan

Di luar aspek doa, Hajrianor menekankan bahwa pencegahan karhutla tidak akan efektif tanpa kesadaran masyarakat. Ia mengingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar adalah akar persoalan yang harus dihentikan secara kolektif.

Menurutnya, pendekatan hukum dan edukasi harus berjalan beriringan agar masyarakat memahami risiko serta sanksi dari praktik pembakaran lahan. Hal ini dinilai krusial mengingat Kalteng merupakan salah satu provinsi yang kerap masuk dalam daftar daerah rawan karhutla saat musim kemarau.

Gubernur Kalteng Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan bahwa tim gabungan masih terus melakukan pemadaman di wilayah yang mengalami kebakaran. Ia memastikan upaya penanganan darurat berjalan meskipun kondisi cuaca belum sepenuhnya mendukung.

Gubernur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanjatkan doa agar hujan segera turun. Imbauan serupa disampaikan terkait larangan membakar hutan dan lahan, baik untuk kepentingan pertanian maupun aktivitas lainnya.

Kegiatan Shalat Istisqa berlangsung tertib dan khidmat. Setelah salat, peserta mengikuti khotbah serta doa bersama yang dipanjatkan dengan harapan hujan segera turun membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, Pemprov Kalteng memang telah menggelar Shalat Istisqa gabungan pada Minggu pagi. Agenda ini diikuti oleh unsur Pemprov, TNI/Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan Islam, serta warga yang berharap musim kemarau segera berakhir.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top