AFI Luncurkan Asuransi Jiwa hingga 100 Tahun, Incar Celah Proteksi Rp 6.350 Triliun di Asia

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 10:24:01 WIB
AFI meluncurkan asuransi jiwa baru dengan perlindungan hingga usia 100 tahun.

KALIMANTAN TENGAH — AFI resmi memasarkan produk asuransi jiwa tradisional anyar pekan ini. Lifetime Protection Powered by AXA Long Term Life Protector menawarkan perlindungan hingga pemegang polis berusia satu abad. Langkah ini diambil untuk mengisi celah proteksi yang masih lebar di kawasan Asia.

Kesenjangan Proteksi Capai Rp 6.350 Triliun

Survei Swiss Re Institute Asia Life & Health Consumer Survey 2025 mencatat health protection gap di Asia mencapai sekitar Rp 4.200 triliun pada 2024. Sementara mortality protection gap mencapai Rp 2.150 triliun. Total kesenjangan perlindungan di kawasan ini mencapai Rp 6.350 triliun.

Di sisi domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat usia harapan hidup penduduk Indonesia pada 2025 mencapai 74,47 tahun dan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menuntut produk asuransi yang bisa mengakomodasi risiko jangka panjang.

Sasar Beban Finansial Generasi Sandwich

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengatakan produk baru ini dirancang untuk merespons meningkatnya jumlah masyarakat yang masuk kategori generasi sandwich. Kelompok ini harus menanggung kebutuhan finansial anak sekaligus orang tua dalam satu waktu.

"Kami percaya bahwa masa depan perlindungan tidak hanya sekadar tentang mengatasi risiko, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat agar dapat hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih bermakna dengan penuh rasa percaya diri," kata Niharika dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Niharika, meningkatnya usia harapan hidup dan besarnya kesenjangan perlindungan menuntut solusi yang lebih relevan. Produk Lifetime Protection diharapkan bisa memberikan kepastian finansial lintas generasi bagi pemegang polis.

Fitur dan Strategi Pemasaran

AFI belum merinci besaran premi dan nilai manfaat yang ditawarkan dalam produk ini. Namun perusahaan menegaskan produk ini merupakan asuransi jiwa tradisional, bukan unit link, sehingga nilai manfaatnya terjamin dan tidak terpengaruh fluktuasi pasar keuangan.

Peluncuran produk ini dilakukan di tengah persaingan industri asuransi jiwa yang ketat. Beberapa pemain besar seperti Prudential Indonesia dan Manulife Aset Manajemen Indonesia juga gencar meluncurkan produk proteksi jangka panjang sepanjang 2025-2026.

AFI akan memasarkan produk ini melalui jaringan agen dan kanal distribusi perbankan. Perusahaan menargetkan pertumbuhan premi baru dua digit pada tahun ini seiring peluncuran produk anyar tersebut.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top