KALIMANTAN TENGAH — Perbandingan antara The Early Spring dan Fifty Shades of Grey bukan tanpa dasar. Penonton di media sosial, termasuk akun @thatyappergrace, menyebut serial ini punya "vibes" yang sama dengan film adaptasi novel E.L. James tersebut. Bedanya, The Early Spring disebut sebagai versi yang lebih halus dari sisi penceritaan.
Capaian di Netflix dan Sinopsis Singkat
Serial arahan sutradara dan penulis naskah ini mengikuti kisah Shang Zhitao (Sun Qian), perempuan muda yang baru memulai karier di perusahaan periklanan ternama. Ia bertemu Luan Nian atau Luke (Jing Boran), eksekutif kreatif berposisi tinggi di perusahaan Linmei yang tegas, dingin, dan intimidatif. Luke bahkan sempat meminta Zhitao mengundurkan diri, tetapi Zhitao memilih bertahan dan membuktikan kapasitasnya.
Konflik kekuasaan yang awalnya memicu gesekan justru bertransformasi menjadi ketertarikan. Data Netflix mencatat serial ini meraih 21,5 juta jam ditonton, menempatkannya di belakang ranking pertama dalam kategori non-Inggris.
Mengapa Penonton Membandingkannya dengan Fifty Shades of Grey?
Karakter Luke disebut memiliki aura yang mengingatkan pada Christian Grey, tokoh pria kaya dan dominan di Fifty Shades of Grey. Posisinya sebagai atasan langsung Zhitao menciptakan batas kekuasaan yang tegas sejak awal, pola relasi yang juga menjadi inti konflik dalam film Hollywood tersebut.
Perbandingan lain datang dari sisi penyajian adegan intim. The Early Spring dinilai lebih berani dari kebanyakan drama China romantis yang cenderung membangun hubungan secara perlahan. Ketegangan fisik dan tarik-ulur antara Jing Boran dan Sun Qian dieksekusi lewat tatapan dan gestur yang menciptakan intensitas, bukan sekadar romansa manis.
Drama China Pertama dengan Intimacy Coordinator
Satu hal yang membuat produksi The Early Spring berbeda adalah pelibatan intimacy coordinator profesional, Tsai Jia-yin. Diberitakan Hindustan Times, ini menandai pertama kalinya drama China secara resmi memakai tenaga ahli tersebut dalam proses produksi.
Peran Tsai bukan hanya mengatur koreografi adegan romantis, tetapi juga memastikan komunikasi dan batasan yang jelas bagi para aktor selama syuting. Langkah ini dinilai sebagai kemajuan dalam standar keselamatan kerja industri hiburan China.
Meski sering dibandingkan dengan Fifty Shades of Grey, The Early Spring tetap beroperasi dalam koridor regulasi konten China yang lebih ketat. Serial ini menawarkan kompleksitas cerita yang melebihi sekadar romansa pria berkuasa dan karyawan muda—ia menyentuh dinamika pembuktian diri dan harga diri profesional di lingkungan kerja yang hierarkis.