MUARA TEWEH — Penghargaan dari kepala daerah tingkat provinsi itu menjadi pengakuan atas kerja keras personel Polres Barito Utara selama ini. Gubernur menilai institusi kepolisian di wilayah Barito Utara mampu menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif, terutama selama proses demokrasi berlangsung.
AKBP Singgih Febrianto menerima penghargaan tersebut di halaman Kantor Gubernur Kalteng. Momen ini bertepatan dengan perayaan hari jadi provinsi yang ke-69.
Pendekatan Humanis Jadi Kunci Keberhasilan
Kapolres Barito Utara menyebut bahwa pengamanan Pilkada tidak bisa dilakukan dengan pendekatan represif semata. Seluruh personel mengedepankan komunikasi aktif dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, hingga warga biasa dilibatkan dalam menjaga situasi tetap kondusif. Pendekatan humanis ini dinilai efektif meredam potensi konflik selama tahapan pemilihan.
Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan
Melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., Kapolres menyampaikan bahwa apresiasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh personel. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi personel Polres Barito Utara mendapat perhatian dan apresiasi,” ujar Iptu Novendra W.P.
Pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja secara profesional dan humanis dalam melayani masyarakat. “Kami akan terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Barito Utara,” tambahnya.
Eksistensi Polres Barito Utara Semakin Diakui
Penghargaan dari Gubernur Kalteng ini menegaskan posisi Polres Barito Utara sebagai institusi yang aktif dan responsif. Tidak hanya dalam mengawal Pilkada, konsistensi menjaga stabilitas keamanan daerah juga menjadi catatan positif.
Ke depan, Polres Barito Utara diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja. Sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah akan terus diperkuat demi menciptakan situasi yang aman dan damai di Kabupaten Barito Utara.