Pencarian

Dinkes Kotim Waspadai Dampak Kemarau dan Kabut Asap, Imbau Warga Jaga Kualitas Udara dan Air Bersih

Kamis, 23 Juli 2026 • 14:53:31 WIB
Dinkes Kotim Waspadai Dampak Kemarau dan Kabut Asap, Imbau Warga Jaga Kualitas Udara dan Air Bersih
Kepala Bidang P2P Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho menyampaikan imbauan terkait dampak kemarau dan kabut asap di Sampit.

SAMPIT — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi memicu karhutla. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho menekankan bahwa penanganan sejak dini penting untuk mencegah kondisi kesehatan memburuk.

Apa Saja Risiko Penyakit yang Mengintai?

Nugroho menjelaskan, kondisi kemarau yang berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan masyarakat dari dua sisi sekaligus. Pertama, keterbatasan pasokan air bersih meningkatkan risiko penyakit diare dan gangguan kulit akibat sanitasi yang buruk. Kedua, potensi kabut asap dari karhutla dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

“Terutama ketika terjadi keterbatasan air bersih dan memburuknya kualitas udara akibat kabut asap,” kata Nugroho, Kamis 23 Juli 2026.

Langkah Antisipasi untuk Warga

Masyarakat diminta menjaga pola hidup bersih dan sehat dengan memperhatikan kebersihan makanan serta air yang dikonsumsi. Dinkes Kotim juga mengimbau kelompok rentan, khususnya anak-anak, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara mulai memburuk akibat kabut asap.

Selain menjaga kesehatan diri dan keluarga, warga diharapkan ikut berperan aktif mencegah terjadinya karhutla. “Kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang dapat meningkatkan risiko kebakaran yang berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat,” ujar Nugroho.

Faskes Siaga, Jangan Tunda Berobat

Dinkes Kotim memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tetap bersiaga menghadapi potensi peningkatan kasus penyakit selama musim kemarau dan apabila terjadi kabut asap. Nugroho mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan pengobatan sendiri, terutama ketika kondisi mulai memburuk.

“Segera manfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” tegasnya.

Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks