KALIMANTAN TENGAH — Geely Group menggelar acara "Geely Refining Tomorrow" di Mandalika International Circuit, Lombok, pekan lalu. Ajang ini menjadi panggung pertama bagi Geely Coolray untuk menunjukkan kemampuan di atas aspal sirkuit. Kami berkesempatan menjajal langsung SUV ini dalam sesi berpindah jalur dan menikung — dan inilah kesan awal kami.
Geely Coolray: Pilar Global dengan Sentuhan Lokal
Coolray bukan nama baru di pasar global. Secara kumulatif, penjualannya telah melampaui 1,35 juta unit di seluruh dunia, menjadikannya salah satu pilar utama jajaran SUV ICE Geely. Untuk Indonesia, Geely menghadirkan Coolray dengan konfigurasi yang relevan dengan karakter dan kebutuhan konsumen lokal.
Mobil ini melengkapi lini produk Geely di Indonesia yang sudah mencakup Geely EX2, Geely EX5, Geely Starray EM-i, serta lineup premium ZEEKR 009 dan ZEEKR 7X. Dengan hadirnya Coolray, Geely kini memiliki opsi mesin konvensional di samping kendaraan energi baru.
Impresi di Sirkuit: Lincah dan Stabil saat Bermanuver
Sesi di lintasan Mandalika menjadi momen bagi Coolray untuk membuktikan karakternya. Dalam pengujian berpindah jalur, respons setir terasa cukup sigap. Bobot mobil tidak terasa berat saat digerakkan dari kiri ke kanan secara cepat.
Saat menikung, kestabilan menjadi kesan yang paling menonjol. Body roll masih terasa — wajar untuk SUV — tapi tidak berlebihan. Dorongan tenaga dari mesin terasa responsif, terutama saat keluar dari tikungan. Perlu dicatat, ini adalah kesan awal dari sesi terbatas di sirkuit. Pengujian lebih lama di jalan raya tentu diperlukan untuk menilai konsumsi BBM, kenyamanan suspensi, dan perilaku harian secara menyeluruh.
Yang Perlu Diperhatikan: Masih Perlu Uji Jalan Raya
Sebagai first impression, Geely Coolray menunjukkan potensi yang menjanjikan di atas kertas dan lintasan. Namun, beberapa hal belum bisa kami simpulkan saat ini:
- Konsumsi BBM real-world — belum ada data dari sesi singkat di sirkuit.
- Kenyamanan suspensi di jalan rusak atau polisi tidur belum teruji.
- Harga resmi belum diumumkan, sehingga posisi kompetitifnya di kelas SUV ICE Indonesia masih perlu dikonfirmasi.
Kompetitor langsung seperti Honda HR-V, Hyundai Creta, atau Toyota Yaris Cross akan menjadi tolok ukur yang relevan begitu harga dan spesifikasi final dirilis.
Verdict Awal: Menjanjikan, Tapi Tunggu Harga dan Uji Jalan
Geely Coolray memberikan kesan pertama yang solid di sirkuit: lincah, stabil, dan responsif. Namun, keputusan untuk mengeluarkan puluhan juta rupiah tentu tidak bisa didasarkan pada beberapa putaran di lintasan. Kami akan menunggu kesempatan untuk menguji mobil ini dalam kondisi harian — macet, tol, dan jalan kampung — sebelum memberikan rekomendasi final.
Satu hal yang pasti: Geely serius membawa Coolray sebagai tawaran segar di segmen SUV ICE Indonesia. Sekarang, tinggal bagaimana harganya dan bagaimana performanya di dunia nyata.