Pencarian

Update Windows 11 Bikin Pencarian Lebih Tenang, Bisa Matikan Hasil Web

Selasa, 14 Juli 2026 • 19:15:01 WIB
Update Windows 11 Bikin Pencarian Lebih Tenang, Bisa Matikan Hasil Web
Microsoft mengumumkan pembaruan Windows 11 yang menghilangkan iklan dari panel pencarian dan memberikan opsi untuk mematikan hasil pencarian web.

KALIMANTAN TENGAH — Microsoft akhirnya mendengarkan keluhan pengguna Windows 11 soal fitur pencarian yang selama ini dianggap berantakan. Lewat sebuah unggahan di blog resmi, perusahaan mengumumkan serangkaian perubahan besar yang sedang diuji coba. Fokus utamanya: membuat panel pencarian lebih tenang, menghilangkan iklan, dan memberi kendali penuh ke pengguna untuk mematikan hasil pencarian dari web.

Panel Pencarian Lebih Bersih, Iklan Dihilangkan

Salah satu perubahan paling terlihat adalah tampilan panel pencarian yang kini jauh lebih sederhana. Saat dibuka, panel hanya akan menampilkan daftar pencarian terbaru pengguna. Microsoft menghilangkan semua elemen di sisi kanan yang selama ini berisi rekomendasi, termasuk iklan dan tren pencarian.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Microsoft yang sebelumnya sudah diterapkan pada panel widget. Perusahaan berjanji akan mengurangi praktik "upselling" di Windows 11 dan membuat antarmuka lebih nyaman dipakai.

Akhirnya Bisa Matikan Hasil Pencarian Web

Fitur yang paling dinantikan adalah kemampuan untuk mematikan hasil pencarian web sepenuhnya. Selama ini, saat mencari file di komputer, hasil dari internet ikut muncul dan seringkali malah mengganggu. Lewat pengaturan baru, pengguna bisa mematikan fitur ini dan juga menonaktifkan saran dari Microsoft Store.

Bagi pengguna yang tetap ingin mengaktifkan hasil web, Microsoft menjamin tidak akan ada lagi konten promosi yang muncul. Hasil yang ditampilkan hanya yang paling relevan. Perusahaan juga sudah mulai memperbaiki prioritas hasil agar konten web tidak lagi muncul di bagian paling atas secara membingungkan.

Pencarian Lebih Pintar dan Stabil

Microsoft juga menyematkan sejumlah peningkatan teknis. Sistem pencarian kini lebih pintar dalam menebak kata yang salah ketik. Misalnya, saat pengguna mengetik "Chome", sistem akan tetap menampilkan hasil untuk "Chrome". Pencarian juga akan mulai menampilkan hasil setelah pengguna mengetik hanya dua karakter.

Untuk hasil file, panel pencarian kini menampilkan informasi lebih detail seperti kapan terakhir kali file dibuka, plus pratinjau yang lebih lengkap di panel kanan. Microsoft juga mengklaim telah meningkatkan stabilitas dengan mengurangi kemungkinan crash dan masalah saat memuat hasil pencarian.

Rollout Bertahap Bikin Pengguna Tidak Sabar

Meski perubahan ini disambut positif, satu hal yang menjadi ganjalan adalah metode peluncuran bertahap. Fitur-fitur ini baru tersedia untuk penguji di kanal Experimental Windows 11. Microsoft menggunakan sistem "feature flags" yang membuat fitur bisa aktif di satu perangkat tapi tidak di perangkat lain, meskipun keduanya menjalankan build yang sama.

"Kami suka ini... kecuali peluncuran bertahap. Kami tidak suka ketika hal-hal tidak konsisten dari PC ke PC meskipun menjalankan build uji coba yang identik. Ini sangat mengganggu dan merusak kebiasaan," tulis seorang penguji di Reddit.

Microsoft sendiri mengingatkan bahwa pengguna yang sangat ingin mencoba bisa mengaktifkan fitur secara manual lewat pengaturan. Namun bagi pengguna versi rilis, belum ada kepastian kapan perubahan ini akan tiba. Mengingat banyaknya perubahan yang harus diuji, termasuk aspek stabilitas, prosesnya diprediksi tidak akan cepat. Microsoft akan tetap menggunakan sistem rollout bertahap untuk memantau potensi masalah sebelum dirilis ke semua pengguna.

Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks