KALIMANTAN TENGAH — UBS Sekuritas Indonesia (AK) tercatat paling agresif mengakumulasi saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan pembelian bersih Rp69,2 miliar. Total 31 ribu lot saham UNTR diborong pada harga rata-rata Rp22.477 per lembar. Langkah ini menempatkan UNTR sebagai target beli terbesar broker AK sepekan terakhir.
Amman Mineral hingga Timah Masuk Keranjang Belanja
Posisi kedua ditempati PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan nilai beli bersih Rp41,6 miliar, setara 133,3 ribu lot pada harga rata-rata Rp3.236. Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga tak luput dari akumulasi, tercatat Rp34,4 miliar untuk 74 ribu lot.
UBS Sekuritas juga memasukkan saham PT Timah Tbk (TINS) ke dalam portofolio dengan transaksi Rp21,2 miliar, serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO) senilai Rp15,8 miliar. Pola pembelian ini menunjukkan preferensi kuat broker terhadap saham berbasis komoditas dan alat berat.
Bank Besar Dilepas, BBCA Paling Terpukul
Di sisi distribusi, aksi jual terbesar menyasar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai Rp706,4 miliar untuk 1,2 juta lot. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyusul dengan penjualan Rp443,3 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp263,7 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp79,5 miliar.
Tak hanya perbankan, UBS Sekuritas juga melepas saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp81,1 miliar. Total nilai jual bersih di sektor perbankan dan telekomunikasi ini jauh melampaui nilai beli di sektor komoditas.
IHSG Lesu, Volume Transaksi Anjlok 30 Persen
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan IHSG ditutup melemah 0,35 persen menjadi 5.875,78 pada Jumat (3/7/2026). Kapitalisasi pasar bursa juga turun 0,14 persen menjadi Rp10.287 triliun.
Rata-rata volume transaksi harian anjlok 30,35 persen menjadi 17,54 miliar lembar saham, sementara nilai transaksi harian merosot 35,9 persen menjadi Rp11,27 triliun. Frekuensi transaksi harian juga turun 16,71 persen menjadi 1,44 juta kali.
Sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan jual bersih Rp74,42 triliun. Meski begitu, pada penutupan pekan lalu asing tercatat beli bersih Rp6,08 miliar.