Apple PHK 200+ Karyawan Tim Vision Pro dan Siri, Walmart Akhirnya Dukung Apple Pay

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:40:01 WIB
Karyawan Apple menunjukkan perangkat Vision Pro di sebuah acara peluncuran produk.

KALIMANTAN TENGAH — Kabar kurang menyenangkan datang dari Cupertino. Apple dikabarkan melakukan perampingan organisasi dengan memangkas lebih dari 200 posisi di dua divisi kunci, yaitu tim headset Vision Pro dan tim asisten virtual Siri. Langkah ini menjadi sinyal evaluasi internal yang serius di tengah persaingan teknologi yang kian ketat.

Keputusan ini diambil di saat yang bersamaan dengan pengumuman besar dari Walmart. Pengecer terbesar di Amerika Serikat itu akhirnya menyerah dan akan menerima pembayaran melalui Apple Pay di seluruh gerainya mulai pekan depan. Bagi pengguna iPhone, ini adalah perubahan besar dalam pengalaman berbelanja sehari-hari.

Dampak PHK di Internal Apple

Pemangkasan karyawan ini menandai pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir Apple melakukan efisiensi besar-besaran di lini produk non-iPhone. Tim Vision Pro yang sebelumnya dianggap sebagai lini masa depan kini harus menelan pil pahit. Sementara itu, tim Siri yang bertanggung jawab atas pengembangan asisten digital juga ikut terdampak.

Meski jumlahnya relatif kecil jika dibandingkan total tenaga kerja Apple yang mencapai 160.000 orang, langkah ini tetap menjadi indikator penting. Apple tampaknya sedang memprioritaskan proyek-proyek yang memberikan dampak finansial langsung, sambil menunda ambisi jangka panjang yang belum terbukti menguntungkan.

Walmart dan Apple Pay: Akhir dari Penolakan Panjang

Walmart selama ini menjadi salah satu pengecer terbesar yang menolak keras dukungan Apple Pay. Mereka lebih memilih mengembangkan sistem pembayaran sendiri bernama Walmart Pay. Namun, tekanan dari konsumen yang menginginkan kemudahan transaksi tanpa gesek akhirnya memaksa perusahaan mengubah haluan.

Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap di setiap negara bagian Amerika Serikat. Bagi pengguna iPhone di Indonesia yang sering bepergian ke AS, kabar ini tentu memudahkan transaksi harian di gerai-gerai Walmart tanpa perlu membawa kartu fisik.

iPhone Ultra: Respons Positif dari Pengguna Awal

Di tengah dua kabar besar tersebut, laporan terbaru juga mengungkapkan tanggapan positif dari pengguna yang telah mencoba iPhone Ultra. Mereka yang berkesempatan menjajal perangkat ini memuji sejumlah aspek utama, mulai dari desain, performa, hingga daya tahan baterai yang diklaim jauh melampaui seri Pro Max.

Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai kapan iPhone Ultra akan dirilis secara global, antusiasme awal ini menjadi modal besar bagi Apple untuk bersaing di segmen premium. Pasar Indonesia sendiri masih menunggu kejelasan ketersediaan perangkat ini di distributor resmi.

Apa Artinya bagi Pengguna di Indonesia?

Bagi pengguna setia Apple di Tanah Air, kabar PHK ini tidak akan berdampak langsung pada layanan atau ketersediaan produk. Namun, efisiensi internal ini bisa menjadi pertanda bahwa Apple akan lebih selektif dalam merilis produk baru ke depannya.

Sementara itu, dukungan Apple Pay di Walmart menjadi preseden baik bagi adopsi pembayaran digital yang lebih luas. Di Indonesia sendiri, Apple Pay telah beroperasi sejak 2023 dan terus memperluas kerja sama dengan bank lokal serta merchant. Tren ini menunjukkan bahwa ekosistem pembayaran nontunai semakin dipermudah bagi konsumen.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top