Pemeriksaan Ibu Hamil Gratis di Brebes: 500 Calon Ibu Dapat Layanan Spesialis dan Edukasi Gizi

Penulis: Oki Setiawan  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43:31 WIB
Ratusan ibu hamil mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di halaman RSUD Brebes, Selasa (11/8/2026).

KALIMANTAN TENGAH — Kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta yang berkumpul di halaman RSUD Brebes, Selasa (11/8/2026). Mereka bukan sekadar menerima pemeriksaan rutin, melainkan juga mendapatkan konsultasi langsung dengan dokter spesialis dan edukasi gizi yang jarang didapat secara gratis di layanan primer.

Kegiatan bertajuk "Generasi Sehat, Indonesia Hebat" ini digagas oleh RSUD Brebes bersama Pemerintah Kabupaten Brebes. Para ibu yang hadir berasal dari lima wilayah kerja puskesmas, dengan rincian terbanyak dari Puskesmas Brebes sebanyak 177 peserta, disusul Puskesmas Pemaron 96 peserta, Puskesmas Jagalempeni 85 peserta, Puskesmas Kaligangsa 79 peserta, dan Puskesmas Kalimati 63 peserta.

Kenapa Pemeriksaan Ibu Hamil Ini Penting?

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menegaskan bahwa kesehatan ibu adalah fondasi utama kualitas generasi penerus. “Ibu adalah pilar utama keluarga, sehatnya Ibu berarti sehatnya masa depan anak dan bangsa," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com.

Pernyataan ini bukan sekadar seremonial. Data menunjukkan bahwa pemeriksaan kehamilan rutin (ANC) mampu mendeteksi dini faktor risiko seperti anemia, preeklampsia, hingga gangguan pertumbuhan janin. Dengan deteksi dini, angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan secara signifikan.

Bukan Sekadar Bagi-Bagi Sembako

Direktur RSUD Brebes, Adhi Supriadi, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara didanai dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain pemeriksaan fisik, tim medis memberikan konseling menyeluruh yang mencakup dua hal krusial: asupan nutrisi harian dan kesehatan mental ibu.

“Kami ingin turut mengambil bagian dalam memberikan dukungan kepada para ibu hamil, khususnya melalui pemeriksaan kesehatan, konsultasi dan edukasi, serta pemberian bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian," ungkap Adhi.

Paket bantuan sosial yang dibagikan di akhir acara menjadi simbol dukungan, namun nilai utama dari kegiatan ini justru terletak pada transfer ilmu. Para ibu dibekali cara mengenali tanda bahaya kehamilan dan pentingnya kunjungan ulang ke fasilitas kesehatan terdekat.

Respons Peserta: Antusiasme dan Harapan

Martinah, salah satu peserta, mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan pemerintah daerah. “Terima kasih kepada Ibu Bupati atas perhatian yang diberikan kepada kami para ibu hamil. Kami merasa sangat senang dan terharu. Hari ini kami mendapat perhatian langsung dari pemerintah. Semoga perhatian seperti ini terus ada untuk ibu-ibu hamil di Brebes," tuturnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi pelayanan RSUD Brebes yang kini berstatus rumah sakit rujukan pendidikan. Kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas ini terus meningkat, termasuk dari pasien luar daerah.

Pesan Penting untuk Ibu Hamil di Rumah

Bagi ibu hamil yang belum sempat mengikuti acara serupa, Adhi Supriadi mengingatkan tiga hal sederhana namun krusial: perhatikan asupan gizi setiap hari, patuhi anjuran tenaga kesehatan, dan jangan pernah bolos jadwal periksa kehamilan.

“Ibu hamil menjadi kunci generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. Semoga bingkisan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi Ibu semua," pesannya.

Kesehatan ibu hamil adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda. Jika Anda merasakan gejala tidak biasa seperti pusing berlebihan, bengkak di wajah, atau gerakan janin berkurang, segera konsultasikan ke bidan atau dokter terdekat. Jangan menunggu hingga jadwal kontrol berikutnya.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top