PALANGKA RAYA — Empat perusahaan di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menjadi sasaran operasi gabungan pengawasan orang asing yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya pada 20–24 Juli 2026. Perusahaan yang diperiksa meliputi PT Cipta Enggang Nusalaras, PT Alam Tri Resources Indonesia (bagian dari Adaro Energy), PT Samudera Rezeki Perkasa, dan PT Cakra Sejati Sempurna.
Operasi ini melibatkan Kepolisian, Komando Distrik Militer (Kodim), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Murung Raya. Tim gabungan melakukan pendataan terhadap WNA, pemeriksaan dokumen perjalanan, pengecekan izin tinggal, dan verifikasi dokumen keimigrasian lainnya.
Kepala Kanim Kelas I Non TPI Palangka Raya, Wijay Kumar, melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Sabtu, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya penguatan pengawasan keimigrasian di Murung Raya. "Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan keimigrasian di Kabupaten Murung Raya yang merupakan salah satu wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya," ujarnya.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas orang asing sesuai dengan izin yang dimiliki serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. "Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan dan kegiatan orang asing telah sesuai dengan izin yang dimiliki serta tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tambah Wijay.
Selain memastikan kepatuhan keimigrasian, operasi ini menjadi ajang memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi antarinstansi dalam mengawasi WNA di Murung Raya. Kantor Imigrasi Palangka Raya berkomitmen melaksanakan pengawasan secara terarah dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerjanya.
Langkah ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, memberikan kepastian hukum, serta mendukung iklim investasi yang aman dan kondusif di Murung Raya. Tidak ada laporan pelanggaran yang ditemukan dalam operasi kali ini, namun pengawasan rutin akan terus dilakukan.