PURUK CAHU — AKBP Agung Gima Sunarya bersama istri, Ny. Ayu Gima yang juga Ketua Bhayangkari Cabang Murung Raya, tiba di lokasi dan langsung disambut tarian penyambutan dari Sanggar Tari Tira Tangka Balang. Rangkaian adat berlanjut dengan pengalungan syal bermotif khas Dayak dan prosesi pemotongan hompong, sebuah tradisi yang melambangkan doa keselamatan serta harapan agar kepemimpinan baru membawa keberhasilan bagi Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin mewakili Bupati Heriyus yang berhalangan hadir, menyampaikan ucapan selamat datang secara langsung. Ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama pembangunan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Agung Gima Sunarya beserta Ibu Ny. Ayu Gima. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan semakin mempererat kerja sama yang selama ini telah terjalin antara pemerintah daerah dan Polres Murung Raya,” ujar Rahmanto.
Menurut Rahmanto, sinergi yang sudah terbangun antara pemda dan aparat kepolisian harus terus diperkuat. Hal ini dinilai krusial agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, serta iklim investasi dan pembangunan di wilayah yang dikenal dengan julukan Tana Malai Tolung Lingu itu tetap terjaga.
AKBP Agung Gima Sunarya mengaku terkesan dengan sambutan penuh kehangatan yang diberikan oleh Pemkab dan masyarakat setempat. Ia menilai prosesi adat yang diterimanya mencerminkan kuatnya nilai budaya, persaudaraan, dan kebersamaan warga Murung Raya.
Kapolres baru itu menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan. Ia juga berjanji akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Murung Raya.