PALANGKA RAYA — Pemerintah Kota Palangka Raya menggandeng pelaku usaha, swasta, komunitas, dan masyarakat dalam Palangka Raya Fair yang digelar di Halaman GOR Indoor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut Km 5. Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyebut kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan wadah promosi sekaligus perluasan akses pasar bagi UMKM lokal.
"Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi tersebut menjadi wadah promosi sekaligus perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM lokal," kata Fairid di Palangka Raya, Sabtu.
Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, merinci total ada 130 gerai dan tenda yang berpartisipasi. Rinciannya, 45 gerai indoor diisi instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan pelaku usaha; 35 tenda UMKM menampilkan produk unggulan daerah; serta 50 tenda bazar kuliner.
Menurut Samsul, ajang ini bertujuan mempromosikan potensi daerah dan menginformasikan peluang investasi. "Selain itu juga dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, menjaring investor, memperluas pangsa pasar baik domestik maupun internasional serta memacu inovasi, kreatifitas dan daya saing pelaku UMKM," ujarnya.
Wali Kota Fairid Naparin menekankan bahwa tema HUT Kota Palangka Raya tahun ini, "Palangka Raya Kota Kolaborasi", menjadi fondasi membangun ekosistem usaha yang tangguh. Pemerintah tidak hanya memberikan ruang pemasaran, tetapi juga membuka peluang terjalinnya kemitraan usaha dan penguatan jejaring bisnis antarpelaku UMKM.
"Melalui Palangka Raya Fair, pemerintah berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat, memperoleh pasar yang lebih luas, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM," kata Fairid.
Pemerintah Kota Palangka Raya menilai UMKM merupakan salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, program pemberdayaan terus diperkuat, mulai dari fasilitasi promosi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Samsul Rizal mengajak masyarakat menjaga lingkungan demi mewujudkan Palangka Raya sebagai kota yang maju, rukun, dan sejahtera melalui lingkungan cerdas, masyarakat sosial cerdas, dan ekonomi cerdas. Ajang ini diharapkan menjadi momentum bagi UMKM lokal untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih kompetitif.