BUNTOK — Dewan Pendidikan Kabupaten Barito Selatan memantau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kecamatan Dusun Selatan, Jumat. Pemantauan dilakukan pada awal dan akhir kegiatan untuk memastikan proses pengenalan lingkungan bagi siswa baru berlangsung aman dan lancar.
Ketua Dewan Pendidikan Barito Selatan, Dedy Harianto, mengatakan pihaknya memantau langsung kegiatan MPLS di enam sekolah. Pada awal pelaksanaan, sasarannya adalah SDN 9 Buntok, SMPN 2 Dusun Selatan, dan sekolah milik Yayasan Bina Nusantara.
"Selanjutnya hari ini, pemantauan dilakukan di SMPN 4 Dusun Selatan Desa Sababilah, SDN 2 Buntok, dan SMPN 1 Dusun Selatan," ujar Dedy Harianto di Buntok, Jumat.
Berdasarkan hasil monitoring, Dedy menyebut pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada laporan insiden atau gangguan selama masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pendidikan juga berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru terkait kondisi sarana dan prasarana. Sejumlah usulan mengemuka, mulai dari kebutuhan pagar sekolah, laboratorium komputer, hingga perbaikan fasilitas yang sudah rusak.
Dedy mencontohkan, di SMPN 1 terdapat toilet yang berdampingan dengan ruang kelas dan perlu segera dibenahi. Selain itu, beberapa sekolah seperti SMPN 2 dan SMPN 4 menghadapi kekosongan tenaga pengajar karena sebagian guru memasuki masa pensiun.
"Mereka mengharapkan dinas terkait dapat menempatkan guru yang baru untuk menggantikannya," kata Dedy.
Seluruh usulan yang dikumpulkan dari sekolah-sekolah tersebut akan difasilitasi oleh Dewan Pendidikan kepada kepala daerah dan dinas terkait. Langkah ini diambil agar proses belajar mengajar di Barito Selatan dapat berjalan lebih optimal.
"Semua usulan tersebut akan kita fasilitasi dengan kepala daerah dan dinas terkait agar nantinya bisa direalisasikan," demikian Dedy Harianto.