DPK Barito Timur Gandeng Kejaksaan Bangun Budaya Literasi, Tawarkan Bimtek Arsip untuk Atasi Kekurangan Tenaga Arsiparis

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 16:17:31 WIB
Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan DPK Bartim, Manuwu, menyampaikan materi sosialisasi pengelolaan perpustakaan mini di kantor Kejaksaan Negeri Barito Timur, Rabu (tanggal).

TAMIANG LAYANG — DPK Kabupaten Barito Timur turun langsung dalam sosialisasi bertajuk "Pengelolaan Perpustakaan Mini sebagai Sarana Meningkatkan Budaya Literasi di Lingkungan Organisasi" yang digelar IAD Kejari setempat. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial; di dalamnya, DPK memetakan kebutuhan mendesak mitra kerjanya.

Perpustakaan Mini sebagai Jawaban atas Rendahnya Minat Baca di Era Digital

Ketua IAD Daerah Barito Timur, Suriani Rachmad, memimpin diskusi yang menyoroti berbagai tantangan dalam meningkatkan minat baca di tengah gempuran konten digital. Peserta sosialisasi mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menghadirkan perpustakaan mini sebagai sarana efektif menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan kerja.

"Kami juga berbagi wawasan mengenai pembangunan budaya literasi di tengah masyarakat kepada IAD Kejaksaan Bartim," ujar Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan DPK Bartim, Manuwu, di kantor Kejaksaan Bartim, Rabu.

Kejari Bartim Darurat Arsiparis, DPK Siapkan Bimtek

Di luar agenda literasi, DPK menemukan masalah klasik yang kerap menghambat tata kelola administrasi. Pengelolaan arsip di lingkungan Kejaksaan Negeri Barito Timur masih terkendala oleh ketiadaan tenaga arsiparis yang memiliki kompetensi khusus di bidang kearsipan.

Sebagai solusi jangka pendek, DPK menawarkan fasilitasi bimbingan teknis pengelolaan kearsipan bagi para pegawai Kejari Bartim. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola dokumen secara tertib sesuai kaidah yang berlaku.

Usulan itu langsung mendapat sambutan positif dari Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur. Pihak Kejari bahkan berencana mengajukan surat resmi ke DPK untuk merealisasikan bimtek tersebut.

Arsip: Jantung Administrasi yang Sering Terlupakan

Menurut Manuwu, arsip merupakan fondasi administrasi yang fundamental. Pengelolaan yang baik tidak hanya mendukung akuntabilitas, tetapi juga memperkuat pelayanan publik dan penyelamatan memori organisasi.

DPK Kabupaten Barito Timur berharap kolaborasi ini menjadi model awal penguatan tata kelola arsip, tidak hanya di Kejari, melainkan juga di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal di Barito Timur.

Melalui sinergi antara penguatan budaya literasi dan peningkatan kapasitas pengelolaan arsip, DPK optimistis akan tercipta organisasi yang gemar membaca sekaligus memiliki tata kelola administrasi yang tertib dan profesional.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top