NANGA BULIK — Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamandau, Teguh Ciptadi, menyebut sekolah ramah anak sebagai isu strategis yang perlu diterapkan secara nyata. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga kemampuan sekolah memberikan rasa aman dan kesempatan belajar setara.
“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan, serta menghargai keberagaman peserta didik,” ujar Teguh dalam sambutannya.
Pelatihan yang digagas Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Astra Agro Lestari Area Kalimantan Tengah ini menghadirkan dua narasumber. Konselor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Lamandau, Intan Sona, membahas kesehatan psikologis guru dan siswa sebagai fondasi pembelajaran positif.
Sementara itu, Kepala Sekolah SKHN I Nanga Bulik, Ismawati, menyampaikan strategi praktis pendidikan inklusif. Para guru diajak memahami cara mengakomodasi perbedaan latar belakang, kemampuan, kondisi, dan kebutuhan belajar setiap anak.
“Materi diperdalam melalui diskusi dan berbagi pengalaman yang memberi ruang kepada peserta aktif membahas berbagai tantangan sekaligus merumuskan solusi yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing,” ujar Ismawati.
Teguh Ciptadi berharap sekolah-sekolah binaan Yayasan Astra Agro bisa menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain di Lamandau dan sekitarnya. Ia menambahkan, pembangunan di bidang pendidikan merupakan tanggung jawab bersama untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia dan kemajuan daerah.
Perwakilan Manajemen PT Nirmala Agro Lestari, Ahmad Hidayat, menekankan agar pelatihan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi menghasilkan perubahan nyata dalam proses pembelajaran. “Harapannya, seluruh guru dapat mengambil manfaat dan ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal positif dalam mendidik dan membimbing peserta didik,” ungkapnya.
Menurut Ahmad, kegiatan ini mendorong para guru menjadi penggerak budaya sekolah yang menghargai hak anak, menjunjung kesetaraan, dan memberikan ruang bagi setiap peserta didik tumbuh optimal. “Pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Astra Agro dalam mendukung pendidikan berkualitas dan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan,” pungkasnya.