DPRD Gunung Mas Soroti Ruang Rawat Anak RSUD Kuala Kurun dan Kekosongan Dokter Puskesmas

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45:31 WIB
Banggar DPRD Gunung Mas minta pembenahan ruang rawat anak RSUD Kuala Kurun.

KUALA KURUN — Banggar DPRD Gunung Mas secara spesifik meminta manajemen RSUD Kuala Kurun memprioritaskan pembenahan ruang rawat anak. Juru bicara Banggar, Yulius Agau, menekankan aspek kebersihan dan kenyamanan fasilitas di ruang tersebut harus ditingkatkan.

Pengawasan Puskesmas Tanpa Dokter Diperketat

Yulius menyatakan Dinas Kesehatan harus memperketat pengawasan terhadap puskesmas yang tidak memiliki dokter definitif. Ia mendesak agar ketersediaan tenaga medis pengganti segera terpenuhi untuk menjamin pelayanan tetap berjalan.

"Dinas Kesehatan perlu secara rutin mengevaluasi standar operasional Puskesmas yang melayani rawat inap, namun memiliki keterbatasan tenaga dokter," ujar Yulius di Kuala Kurun, Rabu.

Sistem Dokter On-Call Harus Efektif

Banggar juga menyoroti efektivitas sistem dokter penanggung jawab atau on-call dari puskesmas lain. Menurut Yulius, mekanisme ini harus benar-benar berjalan di lapangan tanpa mengorbankan keselamatan dan kualitas penanganan pasien.

Potensi Kekosongan Obat Harus Dicegah Dini

Rekomendasi lain menyasar Instalasi Farmasi di setiap puskesmas. Banggar meminta penguatan fungsi pembinaan dan pengawasan langsung agar manajemen perencanaan serta pelaporan stok obat dilakukan secara tertib. Langkah ini dinilai krusial untuk mendeteksi potensi kekosongan obat sebelum berdampak pada pasien.

Respons Bupati: Segera Ditindaklanjuti

Terpisah, Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong menyambut baik seluruh rekomendasi yang disampaikan Banggar. Ia menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti saran dan masukan tersebut.

"Pada dasarnya berbagai rekomendasi ini bertujuan untuk kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Jaya.

Rekomendasi Lintas Sektor

Selain kesehatan, Banggar juga menyampaikan rekomendasi di bidang keuangan daerah, pendidikan, pemerintahan kecamatan, serta infrastruktur dan pariwisata. Yulius berharap seluruh rekomendasi dapat segera direalisasikan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top