Pencarian

Bahlil Respons Pujian Prabowo soal Rapor 88-89: Saya Terima, Jawabannya Kerja

Minggu, 09 Agustus 2026 • 08:11:01 WIB
Bahlil Respons Pujian Prabowo soal Rapor 88-89: Saya Terima, Jawabannya Kerja
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menerima nilai kinerja 88-89 dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk apresiasi atas pengelolaan sektor energi.

KALIMANTAN TENGAH — Pujian Prabowo: Kunci Stabilitas Harga BBM Bersubsidi

Dalam pidatonya pada acara yang sama, Prabowo mengungkapkan alasannya memberi nilai memuaskan kepada Bahlil. Kepala Negara menilai Menteri ESDM berhasil menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah gejolak geopolitik yang mendorong lonjakan harga minyak dunia. Prabowo secara spesifik menyebut Indonesia tetap tenang dan tidak menaikkan harga Pertalite dan Solar meskipun banyak negara lain mulai panik.

"Karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih kita tidak naikkan. Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menambahkan, jika nilai tersebut dikonversi menjadi angka, Bahlil mendapat 88-89. Ia menegaskan angka itu sudah besar karena nilai 100 hanya diperuntukkan bagi Tuhan Yang Maha Kuasa. Meski begitu, Prabowo mengingatkan bahwa pemerintahannya baru berjalan setengah periode sehingga masih ada ruang untuk perbaikan kinerja di masa mendatang.

Bahlil: Nilai Berapapun Adalah Hak Presiden

Menanggapi pujian tersebut, Bahlil justru enggan memperpanjang pembahasan soal skor. Ia menegaskan bahwa presiden memiliki kewenangan prerogatif penuh untuk menilai seluruh anggota kabinetnya. Bagi Bahlil, angka berapa pun yang diberikan adalah hak mutlak presiden dan ia menerimanya sebagai pihak yang dinilai.

"Ya, terkait dengan skor, itu kan yang mempunyai kewenangan prerogatif untuk menilai semua anggota kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi, saya enggak boleh mengomentari apapun dari apa yang diberikan. Saya pikir nilai berapapun itulah hak Bapak Presiden. Saya menerima sebagai orang yang dinilai," katanya.

Bahlil kemudian mengalihkan pembahasan pada pengalaman pribadinya yang kerap diremehkan. Ia mengaku sudah terbiasa menghadapi pandangan negatif dari orang lain sepanjang perjalanan kariernya. Namun, ia memilih tidak tenggelam dalam kritik dan justru menjadikannya bahan bakar untuk membuktikan diri.

"Kita harus menjawab itu dengan kerja tanpa menyerah untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," tegasnya.

Kampus Tak Menjamin Kualitas Seseorang

Pada kesempatan tersebut, Bahlil juga meluncurkan 10 buku sekaligus yang mendokumentasikan sepak terjangnya, mulai dari masa menjabat di Kementerian Investasi/BKPM hingga posisinya kini di Kementerian ESDM. Menurutnya, buku-buku ini merupakan hasil kolaborasi tim dan diharapkan bisa menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Ia menyampaikan pandangan tegasnya mengenai ukuran kualitas seseorang. Bahlil menilai latar belakang pendidikan dari universitas besar bukanlah satu-satunya tolok ukur untuk pantas dijadikan inspirasi. Menurutnya, kualitas seseorang ditentukan oleh individu itu sendiri, bukan sekadar nama besar almamater.

"Bagi saya, kampus itu tidak menjamin kualitas seseorang. Yang menjamin kualitas seseorang itulah orang itu sendiri. Jadi, karya itu tergantung dari seberapa besar kemampuan orang, individu, untuk melakukan secara sungguh-sungguh dengan sesuatu yang baik, yang dampaknya untuk rakyat bangsa negara," ujar Bahlil.

Arah Kebijakan ESDM ke Depan

Pernyataan Prabowo yang menyebutkan masih ada waktu untuk memperbaiki kinerja menjadi sinyal bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi capaian setiap kementerian. Dengan sisa setengah periode pemerintahan, fokus utama di sektor energi dipastikan tetap pada ketahanan pasokan dan daya beli masyarakat.

Pujian terhadap pengelolaan BBM bersubsidi juga menjadi indikator bahwa kebijakan energi saat ini dinilai sejalan dengan prioritas nasional. Stabilitas harga menjadi modal penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat kelas menengah bawah tidak tergerus. Ke depan, tantangan terbesar Bahlil adalah memastikan stabilitas ini bertahan di tengah ketidakpastian harga minyak global yang masih bergejolak.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks