PALANGKA RAYA — Pemerintah pusat memberikan pengakuan hukum terhadap dua ikon daerah di Kalimantan Tengah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Hajrianor, mengungkapkan bahwa Festival Budaya Isen Mulang dan Wisata Sungai Hitam Sabangau kini resmi ditetapkan sebagai kawasan berbasis Kekayaan Intelektual.
Penetapan ini diserahkan dalam bentuk piagam oleh Menteri Hukum RI kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat upacara peringatan hari jadi ke-69 provinsi pada akhir pekan lalu. Hajrianor menyebut momen ini sebagai kabar membanggakan bagi daerah.
Dua Kategori Perlindungan: Karya Cipta dan Merek
Festival Budaya Isen Mulang dan Wisata Sungai Hitam Sabangau ditetapkan dalam kategori kawasan berbasis Kekayaan Intelektual untuk jenis kawasan karya cipta dan merek. Artinya, dua ikon ini tidak hanya diakui secara administratif, tetapi juga mendapat perlindungan hukum dari negara.
Hajrianor menjelaskan bahwa skema ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kawasan yang memiliki karakteristik, kreativitas, dan potensi ekonomi berbasis hasil karya, budaya, maupun identitas khas daerah. “Ini menjadi simbol pengakuan atas kekayaan budaya dan potensi daerah Kalimantan Tengah yang memiliki nilai strategis serta identitas kuat di tengah masyarakat,” katanya di Palangka Raya, Senin.
Mengapa Perlindungan KI Penting bagi Daerah?
Menurut Hajrianor, perlindungan Kekayaan Intelektual tidak sekadar menyangkut aspek hukum. Ia menegaskan bahwa skema ini menjadi instrumen penting untuk menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.
“Penetapan ini menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kalimantan Tengah. Kekayaan budaya dan potensi wisata daerah perlu mendapatkan perlindungan agar tetap lestari serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Hajrianor.
Kehadiran status kawasan berbasis KI diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Festival Budaya Isen Mulang selama ini dikenal sebagai ajang tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi Dayak, sementara Wisata Sungai Hitam Sabangau menjadi destinasi unggulan wisata alam di Palangka Raya.
Fakta Singkat: Dua Ikon Kalteng yang Kini Dilindungi Negara
- Festival Budaya Isen Mulang — Event tahunan yang menjadi simbol identitas dan semangat masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.
- Wisata Sungai Hitam Sabangau — Destinasi wisata alam di kawasan Sabangau, Palangka Raya, yang terkenal dengan keunikan ekosistem hutan rawa gambut.
- Kategori perlindungan — Kawasan karya cipta dan merek, menjangkau aspek budaya dan komersial sekaligus.
Hajrianor menambahkan bahwa selain merayakan perjalanan panjang pembangunan daerah, peringatan hari jadi ke-69 Kalteng ini menjadi penanda semakin kuatnya komitmen berbagai pihak dalam menjaga identitas, budaya, dan potensi lokal melalui perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai aset masa depan daerah.