Pencarian

Gubernur Kalteng: KPID Jadi Garda Depan Lawan Hoaks dan Konten Negatif

Senin, 11 Mei 2026 • 14:35:02 WIB
Gubernur Kalteng: KPID Jadi Garda Depan Lawan Hoaks dan Konten Negatif
Gubernur Agustiar Sabran melantik tujuh anggota KPID Kalteng periode 2026–2029 di Aula Jayang Tingang.
Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah periode 2026–2029 resmi dilantik, Kamis (7/5/2026). Gubernur Agustiar Sabran menegaskan lembaga ini harus menjadi ujung tombak pengawasan ruang informasi publik di tengah derasnya arus digital yang tak lagi hanya berasal dari televisi dan radio. ISI:

PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri langsung pelantikan tujuh anggota KPID Kalteng di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Kamis (7/5/2026). Ia menekankan peran strategis lembaga penyiaran daerah di era digital yang penuh tantangan.

Tujuh Anggota Baru dan Tugas Besar di Era Digital

Anggota KPID Kalteng yang dilantik adalah Novianto Eko Wibowo, Sesa Mareki, Bachtiar Ali, Handi Wijaya, Akhmad Rusdiyan Noor, Eni Artini, dan Ahmada. Mereka akan bertugas hingga 2029.

Gubernur mengingatkan bahwa arus informasi kini sangat cepat dan tanpa batas. Banyak konten dari platform digital tidak memiliki standar pengawasan jelas.

“Disinilah kita harapkan peran KPID, sebagai ujung tombak menjaga ruang informasi publik khususnya penyiaran, agar sehat, edukatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Agustiar dalam sambutannya.

Misi Strategis: Dongkrak Media Lokal dan Redam Hoaks

Agustiar menegaskan KPID adalah mitra strategis pemerintah daerah. Lembaga ini didorong memastikan stasiun televisi dan radio di Kalteng memproduksi konten positif, objektif, dan mendidik.

Ia berharap KPID mampu menyebarluaskan program strategis pembangunan daerah seperti Kartu Huma Betang Sejahtera, ketahanan pangan, MBG, dan Koperasi Desa Merah Putih. Lebih dari itu, KPID diminta menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus benteng meredam hoaks yang memecah belah.

“Mari kita bersinergi dan berkolaborasi bersama untuk memastikan penyiaran informasi yang sehat, mencerahkan, dan mempersatukan, dalam rangka mendukung terwujudnya Asta Cita Bapak Presiden dan visi misi Kalteng Berkah, Kalteng Maju,” tuturnya.

Lindungi Anak dari Konten Negatif dan Angkat Budaya Lokal

Gubernur juga menyoroti pentingnya perlindungan anak dari konten negatif yang tidak bermoral. KPID diharapkan mampu mendongkrak media lokal agar tetap eksis dan kompetitif.

Pengangkatan identitas budaya dan kearifan lokal menjadi prioritas. Semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI harus terus diperkuat melalui siaran yang mempersatukan keberagaman.

Peningkatan literasi masyarakat dinilai penting agar warga mampu memilah informasi yang membanjiri dunia digital. Dengan begitu, masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi menyesatkan.

Turut hadir dalam pelantikan Pj. Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, Staf Ahli Gubernur Yuas Elko, Darliansjah, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Kalteng.

Bagikan
Sumber: haikalteng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks