Pencarian

Tebas Bantah Klaim Konspirasi Wasit Real Madrid: Itu di Galaksi Lain

Selasa, 22 September 2026 • 21:07:31 WIB
Tebas Bantah Klaim Konspirasi Wasit Real Madrid: Itu di Galaksi Lain
Presiden La Liga Javier Tebas membantah tuduhan konspirasi wasit yang dilontarkan kubu Real Madrid.

KALIMANTAN TENGAH — Presiden La Liga, Javier Tebas, membantah keras tuduhan konspirasi wasit yang dilontarkan kubu Real Madrid usai kekalahan derby melawan Atletico Madrid. Tebas menilai narasi tersebut hanya alasan untuk menutupi kelemahan permainan Real Madrid di awal musim.

Javier Tebas merespons tuduhan konspirasi wasit yang mencuat setelah Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid pada laga derby akhir pekan lalu. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, membawa dua tangkapan layar cetak ke konferensi pers pascapertandingan, memperlihatkan tekel yang ia nilai layak berbuah kartu merah bagi pemain Atletico.

Kritik Mourinho itu memicu perdebatan soal netralitas pengadil lapangan di La Liga. Tebas yang selama ini kerap berselisih dengan Real Madrid dan presiden klub Florentino Perez, angkat bicara melalui media sosial.

Mourinho Bawa Bukti Cetak di Konferensi Pers

Aksi Mourinho membawa dua tangkapan layar cetak ke ruang konferensi pers menjadi sorotan. Ia menunjukkan momen tekel pemain Atletico yang menurutnya tak dihukum wasit, sementara pemain Real Madrid dianggap diperlakukan berbeda.

Langkah itu memperkuat narasi yang beredar di kalangan pendukung Real Madrid bahwa wasit La Liga memihak. Narasi ini bukan hal baru, namun kembali menguat setelah kekalahan di laga derby.

Tebas: La Liga Tak Milik Siapa Pun

Tebas merespons sebuah artikel pro-Real Madrid di media sosial dengan bantahan panjang. Ia menyebut narasi konspirasi sebagai pola lama yang terus diulang.

"Ini dia lagi, corong dan televisi rezim, membangun narasi lama yang sama, konspirasi permanen," kata Tebas seperti dikutip dari pernyataannya.

Tebas menyoroti bagian artikel yang menyebut wasit merugikan "bisnis yang menghidupi mereka". Menurutnya, pernyataan itu menyiratkan permintaan wasit yang memihak berdasarkan pendapatan atau jumlah penonton.

"Apa sebenarnya yang diminta? Perwasitan berdasarkan pendapatan, jumlah penonton, atau lambang klub? Cara yang luar biasa untuk memahami kesetaraan dalam kompetisi," ujar Tebas.

Real Madrid Penting, tapi Kompetisi Milik Semua Klub

Tebas mengakui Real Madrid punya peran besar bagi La Liga. Namun ia menolak anggapan bahwa kompetisi tak berarti tanpa klub ibu kota itu.

"Real Madrid sangat penting bagi La Liga. Tapi mengklaim bahwa La Liga tidak bernilai tanpa mereka menunjukkan penghinaan terhadap klub lain, penggemar mereka, dan sejarah mereka. Kompetisi ini tidak milik siapa pun," tegasnya.

Enam Poin Tertinggal dari Barcelona

Real Madrid memulai musim dengan hasil kurang memuaskan. Mereka kini tertinggal enam poin dari Barcelona yang menjadi juara bertahan sekaligus pemuncak klasemen sementara.

Tebas menilai tuduhan konspirasi hanya menutupi masalah nyata di lapangan. Ia menyebut lebih nyaman menunjuk konspirasi daripada menjelaskan apa yang terjadi dalam pertandingan.

"Mengklaim bahwa wasit diarahkan melawan Real Madrid adalah hidup di galaksi lain," kata Tebas.

"Narasi itu berfungsi sebagai alasan untuk menutupi kekurangan lain yang terlihat jelas di laga-laga awal musim ini. Lebih nyaman menunjuk konspirasi daripada menjelaskan apa yang terjadi di lapangan."

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks