KALIMANTAN TENGAH — Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 memecahkan rekor terbanyak sejak balapan pertama digelar di sirkuit tersebut pada 2022. Lonjakan penonton itu turut mengerek perekonomian Indonesia hingga triliunan rupiah.
Rekor penonton ini bukan sekadar catatan di atas kertas. Pemerintah dan penyelenggara menilai dampaknya terasa langsung pada sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro di sekitar sirkuit.
Sirkuit Mandalika pertama kali menggelar balapan MotoGP pada 2022. Sejak saat itu, jumlah penonton terus menjadi indikator utama keberhasilan penyelenggaraan. Edisi 2026 mencatat angka tertinggi yang belum pernah dicapai sebelumnya.
Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan penonton, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, terhadap kualitas penyelenggaraan balapan di Mandalika. Antusiasme itu juga terlihat dari ramainya kawasan sekitar sirkuit selama rangkaian balapan berlangsung.
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memberikan dampak ekonomi hingga triliunan rupiah. Sektor pariwisata dan usaha rakyat menjadi penerima manfaat terbesar dari lonjakan kunjungan penonton.
Pemerintah daerah mencatat peningkatan okupansi hotel, permintaan transportasi, serta belanja wisatawan selama periode balapan. Efek berganda ini menjadikan Mandalika sebagai salah satu magnet ekonomi baru di Indonesia.
Keberhasilan memecahkan rekor penonton memperkuat posisi Mandalika di peta balapan dunia. Sirkuit ini bersaing dengan venue lain di Asia Tenggara dalam menarik perhatian penggemar MotoGP.
Dengan capaian tersebut, penyelenggara berharap tren positif ini berlanjut pada edisi-edisi berikutnya. Peningkatan fasilitas dan akses menuju sirkuit menjadi kunci menjaga momentum.