Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) memberikan bantuan biaya pendidikan kepada 20 anak yatim dan piatu di Panti Asuhan Ayah Bunda, Palangka Raya. Bantuan ini merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari pegawai PLN setiap bulannya.
PALANGKA RAYA — Puluhan anak binaan Panti Asuhan Ayah Bunda di Kota Palangka Raya menerima bantuan biaya sekolah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Layanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Palangka Raya. Bantuan tersebut menyasar 20 anak yatim dan piatu yang masih menempuh pendidikan di berbagai jenjang.
Ketua YBM PLN UP3 Palangka Raya, Budi Wahyono, menyampaikan bahwa penyaluran dana ini merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap pendidikan anak-anak yang kurang mampu. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak di Panti Asuhan Ayah Bunda dan memberikan dukungan agar mereka dapat terus bersekolah dengan baik," ujar Budi di Palangka Raya, Jumat.
Dana yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban pengurus panti dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, seragam, hingga biaya pendidikan lainnya. Pengurus Panti Asuhan Ayah Bunda, Hj. Masmurah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh YBM PLN.
"Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami, terutama untuk membantu kebutuhan pendidikan mereka. Terima kasih untuk YBM PLN yang terus memberikan perhatian dan mendukung anak-anak di Panti Asuhan kami," kata Masmurah.
Program sosial ini merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang disisihkan langsung dari penghasilan pegawai PLN setiap bulan. General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah mempercayakan pengelolaan dana tersebut kepada YBM.
"Terima kasih atas kepercayaan setiap insan PLN yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan melalui YBM," jelas Iwan.
Menurutnya, kontribusi rutin yang disisihkan tersebut telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak yang membutuhkan. Diharapkan kepercayaan ini terus membawa keberkahan dan manfaat bagi para penerima.