KALIMANTAN TENGAH — Apple mengonfirmasi kepada Deadline bahwa angka tersebut menjadikan musim terbaru Ted Lasso sebagai debut dengan performa terbaik yang pernah dicatat platform. Pada 5 Agustus saja, episode pembuka menjadi program paling banyak ditonton di AS dengan lebih dari 200 juta menit penayangan.
Rekor ini sebenarnya sudah bisa diprediksi. Sejak musim ketiga tayang pada 2023, serial komedi ini dinobatkan sebagai original series paling banyak ditonton sepanjang tahun di seluruh layanan streaming global.
Pencapaian itu terbilang luar biasa mengingat basis pelanggan Apple TV+ jauh lebih kecil jika dibandingkan kompetitor sekelas Netflix. Namun, basis penggemar yang loyal terbukti mampu mendorong angka konsumsi yang masif.
Sempat beredar kabar bahwa musim ketiga akan menjadi akhir dari perjalanan Ted Lasso. Spekulasi itu bertahan selama bertahun-tahun, diiringi harapan para penggemar agar serial ini dilanjutkan.
Kini, Apple resmi menghidupkan kembali serial tersebut dan memberikan sinyal kuat untuk keberlanjutan jangka panjang. Langkah ini sejalan dengan strategi Apple yang mulai gencar memperpanjang umur serial andalannya demi mempertahankan pelanggan.
Ted Lasso season 4 dapat disaksikan eksklusif melalui platform Apple TV+. Layanan ini dibanderol USD 12,99 per bulan (sekitar Rp 214 ribu dengan estimasi kurs Rp 16.500).
Alternatif lain, pengguna bisa berlangganan melalui paket bundel Apple One yang menawarkan harga lebih hemat karena mencakup layanan lain seperti Apple Music dan iCloud.
Bagi pengguna iPhone yang ingin memaksimalkan pengalaman streaming, beberapa aksesori berikut bisa menjadi pertimbangan:
Dengan rekor awal yang impresif, Ted Lasso season 4 tidak hanya membuktikan daya tariknya bagi penggemar lama, tetapi juga menjadi magnet bagi pelanggan baru Apple TV+. Serial ini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu konten original paling berharga yang dimiliki Apple saat ini.