JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Kreativitas Pena Bangsa (YKPB) untuk mengakselerasi pengembangan talenta muda di sektor ekonomi kreatif. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah-daerah, termasuk wilayah-wilayah di Kalimantan Tengah.
Kolaborasi kedua pihak akan dijalankan melalui program Scale Up Project. Program ini dirancang lintas direktorat, mulai dari aktivasi desa kreatif hingga pengembangan creative hub yang dapat dikolaborasikan dengan YKPB.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas akses pengembangan talenta sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di seluruh Indonesia,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi, Sabtu.
YKPB merupakan organisasi sosial yang fokus pada pemberdayaan generasi muda. Program-program mereka mencakup peningkatan kapasitas, pengembangan keterampilan, dan berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menteri Ekraf menyampaikan apresiasi atas kontribusi YKPB dalam membangun sumber daya manusia kreatif. Inisiatif ini dinilai sejalan dengan visi Kemenekraf yang ingin menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.
Pembina YKPB, Sandi Firdaus, menjelaskan organisasinya mengusung tagline "Profession to Passion". Konsep ini dihadirkan sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan kompetensi mereka.
"Jadi memang kita mencoba hal-hal yang sederhana tapi cukup berdampak, bagaimana kepedulian dan dari profesi kita untuk bisa bermanfaat dan berdampak melalui program-program bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah," kata Sandi.
Melalui berbagai program yang dijalankan, yayasan berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan mampu menghasilkan karya bernilai bagi masyarakat. Sandi berharap kolaborasi dengan Kemenekraf dapat menciptakan generasi muda yang inspiratif, berdaya saing tinggi, dan mampu berkreasi menghasilkan suatu produk.