KALIMANTAN TENGAH — Kebuntuan pertandingan baru pecah pada menit ke-63. Saat mencoba mengirim umpan balik kepada kiper Aqil Savik, Pankov justru mengarahkan bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membuat Persebaya unggul 1-0 dan bertahan hingga laga usai.
Pelatih Persija, Thomas Doll, tak bisa menyembunyikan kekecewaan. "Kesalahan individu yang kritis," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan. "Kami mendominasi di babak pertama, tapi sepak bola menghukum kesalahan sekecil apa pun."
Banjir Peluang, Dua Tim Saling Jual Beli Serangan
Sejak menit awal, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Persija memperoleh peluang pertama pada menit kesembilan lewat kombinasi Witan Sulaeman dan Victor Dethan, namun sepakan Dethan masih bisa diamankan Ernando Ari. Persebaya membalas melalui tendangan Ricky Pratama pada menit ke-23 yang berubah arah namun masih melebar.
Memasuki pertengahan babak pertama, tekanan tuan rumah semakin meningkat. Miguel Pereira memaksa Aqil Savik melakukan penyelamatan pada menit ke-36, disusul tendangan bebas Francisco Rivera yang juga gagal berbuah gol. Pereira kembali mengancam pada masa injury time, tapi penyelesaiannya masih melambung.
Babak Kedua: Persebaya Lebih Agresif, Persija Kehilangan Akurasi
Selepas jeda, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang. Sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-53 masih melebar tipis. Persija baru bisa membalas delapan menit kemudian lewat tendangan jarak jauh Fabio Calonego, namun masih mudah diamankan Ernando Ari.
Tertinggal satu gol, Persija meningkatkan intensitas serangan. Kwon Chang-hoon nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-80, sepakannya hanya melintas di sisi gawang. Semenit berselang, giliran Ramadhan Sananta yang lolos dari kawalan Kerim Memija, namun Aqil Savik sukses mempersempit ruang tembak. Pada menit ke-86, tendangan keras Denis Kolinger dari luar kotak penalti kembali digagalkan Ernando Ari.
Klasemen Grup B: Persebaya Puncaki Sementara
Kemenangan ini membawa Persebaya mengoleksi tiga poin dan memuncaki Grup B Piala Presiden 2026. Sementara Persija harus puas di posisi buncit dengan nol poin. Pertandingan berikutnya, Persebaya akan menghadapi lawan berikutnya, sedangkan Persija dituntut bangkit agar tak terpuruk di awal turnamen.
Bagi Persebaya, kemenangan perdana ini menjadi modal penting. "Tiga poin pertama selalu krusial. Kami bermain disiplin dan pantang menyerah," kata pelatih Persebaya, Aji Santoso, usai pertandingan. "Evaluasi tetap diperlukan, terutama penyelesaian akhir yang masih perlu diasah."