Pencarian

Satlantas Polresta Palangka Raya Edukasi Supir Angkutan Berat soal Bahaya ODOL, Ini Risikonya

Jumat, 31 Juli 2026 • 21:54:02 WIB
Satlantas Polresta Palangka Raya Edukasi Supir Angkutan Berat soal Bahaya ODOL, Ini Risikonya
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Rahmadi, memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada pengemudi angkutan berat di Kota Palangka Raya, Kamis (30/7/2026).

PALANGKA RAYA — Kanit Kamsel Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Rahmadi, bersama personel mendatangi sejumlah pengemudi angkutan berat di wilayah Kota Palangka Raya, Kamis (30/7/2026) siang. Mereka diberi pemahaman tentang road safety riding atau keselamatan berkendara di jalan raya.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, menjelaskan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari upaya preemtif menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas.

Risiko Fatal Kendaraan ODOL di Jalan Raya

Kompol Hermanto mengungkapkan, kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih sangat berisiko tinggi mengalami maupun menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Dampak fatalitas yang ditimbulkan pun disebutnya tinggi bagi pengemudi dan pengguna jalan lain.

"Para supir diedukasikan tentang pentingnya mengutamakan keselamatan saat mengemudikan kendaraan angkutan berat, khususnya mengenai dampak bahaya dari kendaraan over dimension over loading atau ODOL," jelasnya.

Bukan Hanya Bahaya di Jalan, Jalan Rusak Juga Jadi Korban

Selain ancaman kecelakaan, kendaraan ODOL juga menjadi biang kerusakan jalan. Hal ini menjadi perhatian serius karena angkutan berat yang memuat melebihi kapasitas mempercepat kerusakan aspal dan struktur jalan di Palangka Raya.

"Di samping itu kendaraan ODOL juga berdampak terhadap kerusakan jalan khususnya angkutan berat yang bermuatan melebihi kapasitas, oleh karena itu kami sangat berharap agar para supir angkutan berat dapat benar-benar memahami dampak bahayanya," pungkasnya.

Upaya Preemtif Rutin Digelar Satlantas

Kegiatan dikmas lantas ini merupakan agenda rutin yang digelar Satlantas Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng. Penyuluhan langsung ke lapangan dipilih agar pesan keselamatan diterima tepat sasaran oleh para pengemudi yang beroperasi di jalan.

Dengan pendekatan langsung ini, diharapkan para pengemudi angkutan berat tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menyadari konsekuensi dari memaksakan kendaraan melebihi kapasitas. Keselamatan di jalan raya menjadi tanggung jawab bersama, baik bagi pengemudi maupun pemilik armada.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltengdaily.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks