BARITO KUALA — Suasana Iduladha tahun ini terasa berbeda bagi warga Desa Tinggiran Baru. Setelah lebih dari dua dekade tidak ada perayaan kurban bersama, program Tebar Berkah Daging dari YBM PLN UID Kalselteng menghidupkan kembali tradisi berbagi di kampung tersebut. Hewan kurban diterima oleh pengurus Masjid Baiturrahman untuk kemudian disembelih dan dibagikan kepada warga.
Mengapa Warga Tinggiran Baru 24 Tahun Tak Punya Hewan Kurban?
Ketua YBM PLN UID Kalselteng, Choirul Anwar, menjelaskan bahwa kondisi ekonomi sebagian besar warga Tinggiran Baru selama ini belum memungkinkan untuk melaksanakan kurban secara mandiri. "Kami berharap program ini bisa menjadi pemantik kebersamaan dan mengembalikan semangat berkurban di tengah masyarakat," ujar Choirul dalam keterangan yang diterima, Senin (17/6).
Desa yang berada di wilayah Kecamatan Barambai ini selama ini hanya mengandalkan kegiatan keagamaan sederhana tanpa ada penyembelihan hewan kurban secara kolektif. Ketiadaan hewan kurban membuat momen Iduladha terasa hambar dan kurang semarak bagi warga.
Daging Kurban Dibagikan ke Puluhan Kepala Keluarga
Penyerahan hewan kurban oleh YBM PLN dilakukan langsung di halaman Masjid Baiturrahman. Choirul Anwar menyerahkan hewan tersebut kepada Imam Masjid Baiturrahman yang mewakili warga setempat. Daging kurban rencanakan akan dibagikan kepada puluhan kepala keluarga yang paling membutuhkan di lingkungan desa.
"Ini bukan sekadar pembagian daging, tapi menghidupkan kembali rasa kebersamaan yang sudah lama hilang. Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi hewan kurban yang sampai ke sini," tambah Choirul.
Program Tebar Berkah: Bukan Sekadar Bagi Daging
Program Tebar Berkah Daging merupakan agenda rutin YBM PLN yang menyasar daerah-daerah terpencil dan kurang tersentuh bantuan. Selain Tinggiran Baru, YBM PLN UID Kalselteng juga menyalurkan hewan kurban ke beberapa titik lain di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Fokus program ini adalah daerah dengan akses ekonomi terbatas dan minim partisipasi kurban mandiri.
Fakta Singkat Program Tebar Berkah di Tinggiran Baru:
- Desa Tinggiran Baru 24 tahun tanpa perayaan kurban bersama.
- Hewan kurban diserahkan oleh Ketua YBM PLN Choirul Anwar kepada Imam Masjid Baiturrahman.
- Daging kurban menyasar puluhan kepala keluarga prasejahtera di desa tersebut.
Warga berharap kegiatan serupa bisa berlanjut setiap tahun. Bagi mereka, kehadiran hewan kurban bukan hanya soal daging, melainkan simbol bahwa desa mereka tidak dilupakan di tengah hiruk-pikuk perayaan Iduladha di kota-kota besar.