SAMPIT — Masyarakat di dua kecamatan padat penduduk di Kabupaten Kotawaringin Timur harus bersiap menghadapi gangguan layanan air bersih. Perumdam Tirta Mentaya menjadwalkan proses commissioning interkoneksi jaringan distribusi yang menghubungkan wilayah Baamang dan Ketapang mulai Senin pagi.
Pekerjaan teknis ini bertujuan memperkuat infrastruktur penyaluran air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ketapang. Dengan adanya interkoneksi ini, kapasitas distribusi ke pelanggan diharapkan menjadi lebih stabil dan optimal dalam jangka panjang.
Interkoneksi Jaringan untuk Tingkatkan Kapasitas IPA Ketapang
Direktur Perumdam Tirta Mentaya, Ismanadi menjelaskan bahwa proses commissioning atau pengujian sistem jaringan ini dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB. Berdasarkan rencana teknis, estimasi waktu pengerjaan akan berlangsung selama kurang lebih tiga hari.
“Namun untuk waktunya hanya estimasi saja, kami akan berupaya menyelesaikannya secepat mungkin,” kata Ismanadi, Minggu (10/5/2026).
Meskipun pekerjaan difokuskan pada peningkatan layanan, proses teknis di lapangan berdampak langsung pada tekanan air yang diterima pelanggan. Aliran air menuju rumah warga di wilayah Mentawa Baru Ketapang dan Baamang diprediksi tidak akan sekuat biasanya selama masa pengerjaan.
Warga Diminta Siapkan Cadangan Air Sebelum Senin Pagi
Selain penurunan tekanan, pihak perusahaan mengingatkan adanya potensi perubahan kualitas air secara visual. Dalam beberapa titik lokasi, air yang mengalir ke bak penampungan pelanggan kemungkinan akan terlihat keruh untuk sementara waktu akibat adanya aktivitas di dalam jaringan pipa.
Pelanggan disarankan untuk mengendapkan air terlebih dahulu jika mendapati kondisi air yang keruh sebelum digunakan untuk keperluan rumah tangga. Langkah antisipasi paling efektif adalah mengisi penuh profil tank atau wadah penampungan air lainnya sebelum pengerjaan dimulai pada Senin pagi.
Pihak Perumdam Tirta Mentaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak atas ketidaknyamanan yang muncul. Upaya perbaikan infrastruktur ini diklaim sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menjamin kelancaran distribusi air bersih bagi warga Sampit di masa mendatang.